WARGA Desa Sindanghaji RESAH Dengan Aktivitas Galian Tanah Merah

 

RINGSATU-MAJALENGKA-Akhir-akhir ini warga yang dilintasi truk pengangkut tanah merah merasa terganggu dengan hilir mudiknya. Truck pengangkut tanah merah dari lokasi galian yang berada di Blok Tegalmerak, Desa Sindanghaji, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut RK salah satu warga desa Karangasem yang setiap hari wilayahnya dilintasi truk pengangkut tanah merah mengatakan. Dengan banyaknya aktivitas truk pengangkut tanah merah polusi diwialyahnya tambah parah.

“Bukan saja polusi tapi debu yang berterbangan dari truk itu sangat mengganggu. Ditambah ceceran tanah merah yang jatuh ke jalan dan itu membahayakan bagi pengguna sepeda motor. Terlebih ketika hujan turun jalan menjadi licin”beber RK.

Dikatakannya, truck pengakut tanah merah tersebut bukan hanya melintasi desanya saja. Akan tetapi ada beberapa desa yang dilintasi oleh truck-truck pengangkut tanah merah tersebut.

Baca Juga
1 of 58

“Truck pengangkut tanah merah itu banyak melintasi jalan desa seperti desa Buniwangi, Enggalwangi, Karangasem dan Leuwimunding. Hingga truck itu keluar ke jalan raya Rajagaluh-Parapatan,”terangnya.

RK merasa yakin bukan hanya dirinya yang merasa terganggu dengan adanya aktivitas truk pengangkut tanah merah. Yang setiap. harinya wara-wiri melintasi wilayahnya.

Sehingga ia meminta agar pihak terlait seperti Pemkab Majalengka untuk turun tangan guna menertibkan lokasi galian tanah merah diblok Tegalmerak desa Sindanghaji tersebut.

“Yang mengeluh terkait adanya aktivitas truk pengangkut tanah merah dipastikan bukan kami saja. Pastinya warga lainnya yang dilintasi truk pengangkut tanah merah pasti merasakan hal yang sama. Untuk itu kami minta Pemkab Majalengka turun tangan guna menertibkan lokasi galian tersebut,”tegas RK.

Pemilik lokasi galian tanah merah kata RK, seorang pengusaha material yang berada di desa Sindanghaji yakni Ajum. Sementara itu, Ajum orang yang disebut-sebut sebagai pemilik lokasi galian tanah merah diblok Tegalmerak.

Saat dikonfirmasi dengan mengirimkan pertanyaan ke nomer Whatsappnya (WA), Jumat (31/10/2025). Namun, hingga berita ini diterbitkan Ajum tidak membalasnya. (Bisri)

Leave A Reply

Your email address will not be published.