Ortu Siswa SDN Indrakila Mengaku Kecewa, Bantuan KIP Yang Diterima Tak Utuh
Ringsatu.id-Majakengka-Sejumlah orangtua (Ortu) siswa SDN Indrakila Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat mengaku kecewa terkait uang bantuan KIP yang mereka diterima dari pihak sekolah tidak utuh. Selain tidak utuh, tutur A salah satu orangtua siswa SDN Indrakila yang anaknya tercatat dapat KIP ini mengatakan.
Pembagian uang KIP yang dilakukan pihak sekolah juga sangat telat dibagikan kepada mereka.
“KIP yang kami terima itu kan tahun 2021 lalu tapi baru dibagikan oleh pak Kosman sekitar bulan maret 2022. Selain telat pembagiannya uangnya pun tidak utuh yang seharusnya Rp.450 ribu namun hanya Rp.300 ribu.” Beber S saat ditemui dirumahnya, Selasa (10/5/2022).
Ironisnya lagi menurut S, awalnya mereka tidak tahu jika anak-anak mereka dapat bantuan KIP.
“Kami tahunya setelah seseorang yang memberitahukan bahwa anak saya dan anak orangtua siswa lainnya dapat KIP. Dan benar saja setelah ditanyakan kepada pak Kosman anak saya dapat KIP.”Ujar S.
Ketidaktahuan sejumlah orangtua siswa anak mereka dapat bantuan KiP hal ini dikarenakan. Buku tabungan dan kartu ATM dari Bank BRI tidak dipegang orangtua siswa melainkan oleh kepala SDN Indrakila, Kosman.
“Yang pegang buku tabungan dan kartu ATM hanya 9 orang selebihnya masih dipegang oleh pak Kosman. Dan itu juga karena ada yang membantu tokoh masyarkat yakni pak Uba.”Bebernya.
Mirisnya lagi, ujar S uang yang diterima sebesar Rp.300 ribu yang diterima orangtua siswa dari bantuan KIP sebesar Rp.450 ribu.
Uang tersebut hasil meminjam Kosman ke Uba.
“Ya kalau tidak dibantu dan didorong oleh pak Uba mungkin saja KIP tidak dibagikan.
Sebab uang KIP dari pak Kosman saja sebagaian memakai uang pak Uba. Dan sekarang mana sisa kekurangan uang KIP yang katanya mau diberikan oleh pak Kosman kok hanya janji-janji saja.”Tegas S.
Dikatakan oleh S, selain pencairan KIP bermasalah ternyata permasalahan keuangan lainnya juga demikian.
“Masalah uang tabungan siswa juga bermasalah, banyak orangtua siswa yang belum menerima uang tabungan dari pak Kosman.”Jelasnya.
“Kalau bisa kami meminta agar pak Kosman sebaiknya dipindahkan saja dari SD Indrakila. Sebab sejak ia jadi kepala sekolah sistem keuangan di SD Indrakila semakin kacau tidak seperti kepala sekolah sebelumnya.”Tandas S.
Sementara itu, kepala SDN Indrakila, Kosman saat akan dikonfirmasi dengan menghubungi ke nomer Whats Appnya (WA) beberapa kali. Namun nomernya telepon WAnya tidak aktif, begitu pula saat dikirimi beberapa pertanyaan terkait bantuan KIP melalui pesan singkat ke WAnya namun hingga berita ini diterbitkan ia tidak menjawabnya. (Bisri).