Ketua P3A Sigra Desa Cisetu Akui Kuwu Cisetu Bermain Anggaran Bantuan P3-TGAI
RINGSATU-MAJALENGKA-Uned pria renta dengan usia 72 tahun selaku ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) SIGRA, Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Selaku penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) dari Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp195 juta.
Uned bicara blak-blakan saat ia diwawancara wartawan media ini disebuah saung sawah, Selasa (7/10/2025).
Menurut pria yang sudah berumur 72 tahun tersebut mengatakan,walaupun dirinya ketua P3A Sigra. Dan selaku penerima bantuan P3-TGAI, namun terkait anggaran yang mestinya dikelola oleh dirinya.
Uned mengaku hanya mencairkan saja, sedangkan pengelolaannya langsung oleh kuwu H. Iwan.
Dikatannya, pencairan P3-TGAI sendiri itu dibagi 3 termin, termin pertama kata Uned sebesar Rp100 juta lebih. Sedangkan termin kedua sebesar Rp35 juta lebih dan termin ketiga yakni Rp50 juta lebih.
“Pencairannya di Bank BRI unit Rajagaluh, setelah uang dicairkan langsung saya berikan ke kuwu. Penyerahan uang itu diberikan dirumah kuwu,saya hanya mencairkan saja. Sedangkan yang mengelola itu pak kuwu dengan Ambang (Kaur Kesejahteraan),”jelas Uned.
Pembelanjaan bahan material untuk pekerjaan P3-TGAI, kata Uned. Yakni kuwu dengan Ambang Sanusi.
“Begitu uang itu saya serahkan, yang belanja semua kebutuhan material itu pak kuwu dengan Ambang. Yang jelas saya tidak tahu harga semen dan pasir itu berapa-berapanya. Saya dapat penghasilan itu karena ikut bekerja dengan bayaran Rp.120 ribu perharinya,”paparnya.

Adanya uang bantuan P3-TGAI yang tidak dikelola atau dipegang oleh ketua P3A dan bendahara.
Hal tersebut kata Uned, bukan kali ini saja, namun sebelumnya pun demikian.
“Pokoknya kalau ada kelompok tani yang dapat bantuan dari BBWS (P3-TGAI) maka uangnya dipegang oleh kuwu. Ketua kelompok sih rata-rata tidak tahu uang itu buat apa atau dibelanjakan apa saja,”tandas pria 72 tahun ini.
Ditambahkan Uned, pekerjaan irigasi P3-TGAI sendiri sudah selesai sekitar 3 minggu lalu.
Sementara itu, Kuwu Cisetu H Iwan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomer Whatsappnya (WA), Selasa (7/10/2025). Dengan menanyakan benar tidaknya ia memegang dan mengelola anggaran bantuan P3-TGAI.
Namun hingga berita ini diterbitkan, kuwu Cisetu tersebut sepertinya memilih diam dengan tidak menjawab pertanyaan wartawan media ini. (Bisri)