Galian C Diduga Tak Berizin Resahkan Warga Cikeusik Majalengka

 

Ringsatu-Majalengka-Aktivitas galian C yang berlokasi di Blok Pon RT.01 RW.02 Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Keberadaannyanya dirasakan oleh warga sekitar galian sangat meresahkan dan membuat tidak nyaman.

Demikian disampaikan TN salah satu warga Cikeusik yang mengaku resah dan tidak nyaman dengan hilir mudiknya. Kendaraan truck yang mengangkut material pasir dan batu ke permukiman mereka.

Menurut keterangan warga, lokasi galian C tersebut tidak jauh dari aliran sungai Cikeruh. Aktivitas galian tersebut kata warga, sempat berhenti beberapa hari. Berhentinya aktivitas galian kata warga disebabkan pemilik galian takut berurusan dengan aparat.

“Namun sekarang galian C yang berada tidak jauh dari sungai Cikeruh itu sudah mulai lagi. Kegiatan galian sendiri sudah sekitar 1 bulanan,”ujar TN, Senin (3/2/2025).

Pihak pengusaha galian sendiri lanjut TN, mereka kucing-kucingan dengan aparat penegak hukum.

Baca Juga
1 of 58

“Aktivitas galian diimulai dari pukul 18.00 wib malam sampai pukul 09.00 wib siang. Dengan kembalinya aktivitas galian itu kami merasa resah dan tidak nyaman. Kalau malam truck-truck yang berlalu lalang mengangkut pasir sangat mengganggu kenyamanan kami,”keluh TN.

TN dan warga Cikeusik lainnya merasa yakin jika galian C yang berada diblok Pon atau dekat. Dengan bibir sungai Cikeruh tersebut tidak memiliki izin resmi.

“Kalau pengelola galian itu memiliki izin ngapain aktivitasnya malam hari,”tandas TN.

Dari pantauan awak media ke lokasi galian sendiri terlihat jelas galian C tersebut. Menggunakan alat berat jenis beko.

Sementara itu, Yayan yang disebut-sebut oleh warga Cikeusik selaku penanggungjawab. Kegiatan galian C yang berada diblok Pon desa Cikeusik saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Yang dikirimkan ke nomer Whats Appnya (WA), Senin (3/2/2025).

Namun Yayan sepertinya tidak mau menjawab pertanyaan dan juga telepon dari wartawan media ini. (Bisri)

Leave A Reply

Your email address will not be published.