DIDUGA Program Ketapang Desa Karayunan Gagal, Camat Cigasong Siap Turunkan Tim Investigasi
RINGSATU-MAJALENGKA-Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Karayunan, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah dituding gagal dan tidak memberikan manfaat sebagaimana tujuan awal program.
Kegagalan program tersebut diduga disebabkan oleh ketidakamanahan ketua kelompok penerima bantuan, Ujang Dirmana. Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, domba yang menjadi bagian dari program Ketapang dilaporkan hilang dan kuat dugaan sengaja dijual oleh ketua kelompok.
Menanggapi hal tersebut, Camat Cigasong Oo Taopik selaku pembina desa menyatakan akan menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius dengan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Hal itu disampaikan Oo Taopik kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/2/2026).
Ia menegaskan akan turun langsung ke Desa Karayunan serta meninjau lokasi pelaksanaan program Ketapang guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Saya akan mengecek kebenaran terkait program Ketapang di Desa Karayunan, termasuk informasi mengenai domba yang dilaporkan hilang. Saya akan turun langsung ke desa dan ke lokasi program tersebut,” ujar Oo Taopik.
Ia menambahkan, apabila hasil pengecekan membuktikan adanya pelanggaran atau penyimpangan dalam pelaksanaan program, pihak kecamatan tidak akan tinggal diam.
“Jika benar domba-domba itu hilang, tentu akan kami tanyakan dan telusuri penyebabnya. Untuk itu, saya juga akan menurunkan tim investigasi guna mengusut permasalahan ini,” tegasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya sekaligus menjadi bentuk pengawasan agar program ketahanan pangan yang bersumber dari anggaran pemerintah benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Bisri)