Pemdes Mirat Merasa Dilangkahi Terkait Penentuan Lokasi Pekerjaan Rabat Beton Oleh Yayasan Cukang Haur
Ringsatu-Majalengka-Pekerjaan rabat beton yang dikerjakan dijalan lingkungan blok Pasir Endah RT 07 RW 02 Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Yang dikerjakan oleh yaysan cukang haur dengan volume sekitar 150 meter dan ketebalannya menurut pengakuan ketua yayasan cukang haur, Jaenudin yakni sekitar 10 cm.
Namun hal tersebut pihak yayasan selaku penerima bantuan dari Kemeterian Tenaga Kerja.Dianggap melangkahi Pemerintahan desa (Pemdes) Mirat terkait penentuan titik lokasi jalan yang akan dirabat beton.
Pasalnya, menurut Asep Sumekar selaku kuwu Mirat mengatakan. Bahwa dari awal pihaknya tidak merasa diajak kordinasi oleh pihak yayasan cukang haur selaku penerima bantuan. Untuk menentukan titik lokasi jalan lingkungan yang akan dirabat beton.
“Seharusnya pihak yayasan cukang haur kordinasi dulu dengan pihak desa untuk menentukan titik lokasi jalan lingkungan yang akan dirabat itu. Karena pihak desa lah yang lebih tahu titik lokasi jalan mana yang perlu diperbaiki. Ini sih tahu-tahu jalan lingkungan yang berada diblok pasir endah yang diperbaiki.”ujar kuwu Mirat ini saat ditemui diruang kerjanya beberapa hari lalu.
Sehingga kata Asep, pihaknya mengaku merasa dilangkahi oleh pihak yayasan cukang haur.
“Kami merasa dilangkahi oleh pihak yayasan cukang haur, awal dapat bantuan juga kami tidak tahu. Untuk penentuan titik lokasi jalan yang akan diperbaiki kami juga tidak diajak kordinasi,”tandas pria berkaca mata putih ini.
Sementara itu, ketua yayasan cukang haur Jaenudin saat dikonfirmasi dirumahnya, senin (18/11/2024) mengatakan. Selaku ketua yayasan ia telah menerima kucuran bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja sebesar Rp.100 juta.Untuk digunakan perbaikan jalan lingkungan yang ada didesanya.
Ia pun mengaku sebelumnya tidak kordinasi dengan pihak desa. Untuk menentukan titik lokasi jalan yang akan diperbaiki.
“Aturannya kan tidak mesti kordinasi dengan pihak desa, sebab yang mengajukannya pun bukan desa tapi kami. Sehingga kami cukup bermusyawarah dengan warga lingkungan yang kebetulan memperlukan perbaikan jalan di lingkungannya,”jelas Jaenudin.
Justru kata Jaenudin, pihak desa harusnya bersyukur masih ada warga yang peduli untuk membantu membangun desa.
“Yang kami kerjakan ini kan untuk masyarakat bukan untuk pribadi. Seharusnya pihak desa itu berterima kasih sebab masih ada warga yang masih peduli kepada lingkungannya,”ucapnya.
Sementara itu, dari pantaun awak media ini kelokasi jalan yang sudah dirabat beton. Terlihat ketebalan rabat beton tidak sampai 10 cm sesuai yang dikatakan Jaenudin selaku ketua yayasan cukang haur. Namun ketebalan rabat beton diperkirakan hanya sekitar 5 cm. (Bisri)