Kasus Dugaan Penganiayaan Yang Dialami Mantan Istri Kadus Desa Patuanan Berakhir Damai

 

Ringsatu.id-Majalengka-Kasus dugaan kekerasaan atau penganiyaan yang dialami Juju Juarsah alias Nyai yang tak lain mantan istri kepala dusun (Kadus) 2 Desa Patuanan Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat yakni Karwin. Berakhir damai dan kasusnya tidak dilanjutkan, demikian dikatakan Nyai saat ditemui dirumahnya, Senin (27/12/2021).

Kronologis terjadinya tindakan kekerasan yang menimpa Nyai, hal ini diceritakan oleh ibu berumur 36 tahun ini.

Menurut Nyai saat itu dirinya tengah mencari mantan suaminya karena ada sesuatu yang perlu mereka bicarakan. Informasi yang diterimanya mantan suaminya tersebut berada dirumah salah satu perempuan yakni Utirah. Ia sendiri mengaku tidak tahu kalau mantan suaminya tersebut sudah nikah siri dengan Utirah.

“Saat saya mau pulang dari rumah Utirah, tiba-tiba mantan suami saya ngomong gak enak. Katanya panas ya melihat saya sudah nikah lagi.”Ujar Nyai menuturkan ucapan mantan suaminya tersebut.

“Karena mendengar ucapan dari mantan suami seperti itu, saya jadi emosi akhirnya saya melempar tempat pembuangan sampah.Kebetulan tempat sampahnya jatuh didekat kakaknya Utirah yakni Daming.”Lanjutnya.

Entah karena tersinggung atau ikut membela Utirah, sambung Nyai, ahkirnya Daming emosi sehingga dirinya ditampar dan ditarik tangannya. Oleh Daming yang mengakibatkan kepala Nyai merasa pusing dan akibat tarikan tangan Daming membuat ia terjerembab dan tangannya luka akibat tergores mengenai pagar besi.

“Tangan saya merasa sakit sekali ketika tangan saya ditarik oleh Daming, dan tangan saya juga tergores pagar besi. Akhirnya saya visum dan hari itu juga Daming saya laporkan ke Polsek Leuwimunding.”Beber Nyai.

Dikatakan Nyai, karena berbagai pertimbangan akhirnya kasus kekerasan yang telah dialaminya tersebut tidak dilanjutkan.

“Dan pada hari sabtu kemarin saya dengan pihak terlapor sepakat berdamai, laporan saya dicabut. Dan saya dapat kompensasi dari pihak terlapor sebesar Rp.7 juta rupiah.”Jelas Nyai.

Disampaikannya, walapun ia dan Karwin statusnya sudah bercerai kurang lebih sekitar 10 bulan lalu. Namun Nyai mengaku ia dan mantan suaminya tersebut masih satu rumah dan layaknya masih seperti suami istri.

Baca Juga
1 of 58

“Kalau saya cerai dengan Karwin itukan hanya syarat saja, karena komitmen Karwin dengan saya akan rujuk lagi. Makanya walapun kami sudah bercerai kami masih satu rumah dan layaknya seperti suami istri. Dan sejauh ini tidak ada tetangga yang tahu kalau kami sebenarnya sudah bercerai.”Papar Nyai.

Makanya Ia mengaku kaget ketika tahu jika mantan suaminya tersebut ternyata sudah nikah siri dengan Utirah.

Sementara itu, Karwin saat dikonfirmasi ditempat kerjanya, Senin (27/12/2021) membenarkan adanya keributan dirumah istri sirinya dengan mantan istrinya Juju Juarsih alias Nyai.

Karwin pun mengakui jika permasalahannya kini sudah beres alias kedua belah pihak sudah berdamai. Ia pun menyesalkan adanya keributan yang terjadi antara kakak iparnya dengan mantan istrinya tersebut

“Kalau saja mantan istri saya menyadari dia bukan lagi istri saya,ngapain dia masih nyari-nyari saya. Kan dia sudah bukan istri saya lagi, lagi pula sebenarnya dia sudah tahu kalau saya sudah nikah dengan Utirah.”Ujar Karwin.

Karwin mengaku pasrah, mantan istrinya tersebut mau ngomong apa pun tentang dirinya. Yang jelas kata Karwin, ia menceraikan Nyai karena kelakuan mantan istrinya tersebut sudah diluar batas sebagai istri.

Sementara itu, sejumlah masyarakat desa Patuanan mengaku geram melihat kelakuan Karwin. Yang dianggapnya tingah laku Karwin sudah tidak mencerminkan sebagai panutan dan perangkat desa.

Seperti dituturkan oleh salah satu warga Patuanan yang namanya minta tidak disebutkan ini mengatakan.

Bahwa Karwin dalam bekerja sudah malas-malasan atau sudah jarang ke desa dengan alasan tidak jelas.

Selain itu kini masyarakat Patuanan sudah tahu bahwa Karwin dengan Nyai walaupun sudah bercerai. Namun kemarin-kemarin mereka berdua ternyata masih satu rumah.

“Dengan begitu Karwin sudah memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat selain dia juga sudah malas-malasan datang kedesa. Kami minta agar kuwu Uha mengevaluasi kembali terkait kinerja Karwin yang sudah mencoreng nama baik desa Patuanan.”Tandas salah satu warga desa Patuanan ini. (Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.