Terkait Uang Saku Anggota Paskibraka Kasi Kesos Kadipaten Baru Berikan
Ringsatu-Majalengka-Sebanyak 34 anggota Pasukan pengibar bendera sangsaka (Paskibraka) merah putih pada peringatan HUT RI ke 79. Yang jatuh pada tanggal 17 agustus lalu yang berasal dari siswa SMKN 1 Kadipaten Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Namun sejumlah siswa yang tergabung jadi anggota Paskibraka awalnya mereka mengaku kecewa. Terkait uang saku yang biasanya diberikan setelah usai kegiatan pengibaran bendera merah putih. Namun, hingga kegiatan upacara 17 agustus selesai pihak panitia belum juga memberikan uang saku kepada mereka.
Menurut informasi yang didapat dari narasumber menyebutkan. Pihak SMKN 1 Kadipaten sendiri pernah berupaya untuk menanyakan uang saku untuk anggota Paskibraka ke pihak kecamatan Kadipaten. Yang tak kunjung diberikan.
“Namun ibu Kasi Kesos-nya selaku penanggungjawab uang saku untuk anggota Paskibraka selalu menghindar”ujar narasumber yang minta agar namanya tidak disebutkan ini.
Sementara itu, Kasi Kesos Kecamatan Kadipaten, Hera saat dikonfirmasi melalui telepon Whats Appnya (WA), Jumat (13/9/2024). Ia mengakui jika uang saku untuk anggota Paskibraka belum ia berikan.
Hera beralasan belum dibagikannya uang saku disebabkan sertifikat untuk anggota Paskibraka belum ditandatangani oleh ketua pembina Paskibraka kecamatan.
“Ia uang saku untuk anggota Paskibraka belum diberikan, yang jadi kendalanya. Sertifikat untuk anggota Paskibraka belum ditandatangi. Selain itu saya lagi sibuk di kegiatan MTQ”tutur Kasi Kesos kecamatan Kadipaten seraya meminta agar permasalahan tersebut jangan di blow up.
Bahkan Hera mengaku akan berkonsultasi dengan adiknya yang mengaku berdinas di Polres Majalengka. Terkait permasalahan dirinya tersebut.
Dan anehnya setelah kembali ditanyakan terkait sudah belum ia berkonsultasi dengan adiknya. Yang mengaku anggota Polisi yang berdinas di Polres Majalengka. Tiba-tiba pengakuan Hera berubah dengan mengatakan bahwa uang saku telah ia berikan kepada anggota Paskibraka.
“Oh kalau uang saku sudah saya berikan, tadinya dikira ada masalah yang lainnya. Tadi saya sedang nyetir jadi tidak fokus jadi silahkan saja kalau mau diberitakan juga,”ucapnya.
Sementara itu, guru sekaligus pembina Paskibraka SMKN 1 Kadipaten, Asep Tatang (39) saat dikonfirmasi ditempat mengajarnya, Rabu (18/9/2024) mengatakan. Jika uang saku untuk anggota Paskibraka dengan jumlah 34 siswa sudah diterima pada Jumat (13/9/2024).
“Sudah diberikan oleh ibu Hera dengan pak Sekcam pada hari jumat tanggal 13 kemarin. Dibagikannya setelah sholat jumat selesai, kalau besaran uang saku saya tidak tahu karena langsung diberikan kepada siswa,”terang pria asal Sumedang ini.
Sementara pengakuan Indra selaku ketua Paskibraka SMKN 1 Kadipaten membenarkan. Jika uang saku dari pihak kecamatan Kadipaten melalui Kasi Kesos sudah ia terima.
“Ia uang saku sudah kami terima dengan nominal masing-masing Rp 100 ribu. Pemberiannya pada hari jumat kemarin setelah sholat jumat selesai,”tukas Indra. (Bisri).