Pekerjaan Hotmix Desa Tanjungsari Sukahaji Diduga Tak Sesuai RAB
Ringsatu-Majalengka-Pekerjaan hotmix jalan diBlok Rakesan Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Menuai sorotan dari sejumlah warga,pasalnya sumber anggaran pekerjaan hotmix pun dianggap kontroversi. Dari informasi yang berhasil dikumpulkan oleh wartawan media ini dari sejumlah narasumber menyebutkan.
Bahwa sumber anggaran pekerjaan hotmix jalan desa blok Rakesan tersebut bersumber dari bantuan provinsi (Banprov). Tahun 2023 yang tertunda realisasinya oleh Pemdes Tanjungsari dengan alasan tidak jelas.
Padahal anggaran Banprov tersebut telah diterima Pemdes Tanjungsari sekitar april yang lalu.
“Kami sebagai warganya juga merasa heran kenapa anggaran dari Pemprov Jabar itu baru direalisasikan sekarang. Lalu sebelumnya dikemanakan dulu anggarannya itu.” Ketus salah satu warga Tanjungsari yang namanya minta tidak sebutkan ini.
Terlebih warga melihat kwalitas pekerjaan hotmix yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemdes Tanjungsari tersebut. Dinilai oleh warga dikerjakan secara asal-asalan.
“Ketebalan hotmixnya tipis banget, itu sih cepat jebol lagi. Terlebih alat untuk pemadatan hanya memakai Babyroller. Padahal alat berat Babyroller itu hanya untuk pekerjaan hotmix jalan gang bukan jalan desa.” Lanjut warga Tanjungsari ini.
Sementara itu, menurut narasumber terpecaya menyebutkan bahwa pekerjaan hotmix jalan desa diblok Rakesan. Diduga tidak sesuai dengan RAB, pasalnya menurut sumber. Didalam RAB tidak menggunakan alat berat jenis Babyroller tapi menggunakan Stum atau alat berat pemadatan yang besar.
Di RAB-nya pun kata sumber, ketebalan pekerjaan hotmix tersebut 3 cm. Namun fakta di lapangan ketebalan hotmix tersebut diduga tidak sampai 3 cm.
Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi yang diberikan pihak Pemdes Tanjungsari. Terkait pekerjaan hotmix jalan desa diblok Rakesan tersebut.
Pasalnya saat wartawan media ini mencoba untuk menemui kuwu (Kades) Tanjungsari Dede Wangsa Dipanegara ketempat tugasnya, Selasa (27/6/2023).
Namun menurut keterangan salah satu pegawai desa Tanjungsari mengatakan bahwa kuwu sedang mengikuti kegiatan pelatihan.
Begitupula saat awak media ini minta keterangan dari sekertaris desa (Sekdes) Tanjungsari. Deden, Dengan meminta keterangan terkait asal usul anggaran pekerjaan hotmix di blok Rakesan tersebut dari mana.
Dengan mengirimkan pertanyaan kepada Sekdes Deden melalui pesan singkat ke nomer Whats Appnya. Namun, Deden hanya menjawab bahwa dirinya sedang mengikuti pelatihan. (Bisri).