PKBM Bina Insani Sukahaji Diduga Miliki Dua Kepala Sekolah

 

Ringsatu.id-Majalengka-Pada umumnya lembaga pendidikan memiliki satu kepala sekolah atau ketuanya. Namun hal ini berbeda dengan PKBM Bina Insani yang beralamat di jalan Sukamulya Beledug RT. 09 RW. 05 Desa Cikalong Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat ini. Diduga PKBM tersebut memilik dua kepala sekolah atau ketuanya.

Dikutip dari data Dapodik Kementerian Pendidikan PKBM Bina Insani diketuai atau dikepalai oleh PLT Nia Kurnia.Namun berdasarkan keterangan M. Djaini operator PKBM Bina Insani mengatakan.
Bahwa nama Nia Kurnia selaku PLT di PKBM Bina Insani sebenarnya sudah diganti.

“Sudah kurang lebih satu tahun ini ketua PKBM Bina Insani sudah diganti dari ibu Nia ke ibu Rima Widawati. Tapi saya juga aneh kok di data Dapodik masih tertera nama ibu Nia.”Ungkap M. Djaini saat ditemui dikantor Yayasan Bina Insani jalan Widara Sukahaji. Selasa (20/12/2022).

Dikatakan M. Djaini, sejak pergantian ketua PKBM Bina Insani yang sudah satu tahun berjalan. Tanda tangan di Ijazah yang dikeluarkan pihak PKBM Bina Insani oleh Rima Widawati.

“Memang waktu saya tunjuk ibu Nia jadi ketua PKBM Bina Insani, saya akui tanpa sepengetahuannya. Sebab waktu itu sedang kepeped untuk pendanda tanganan ijazah.”Terang M. Djaini.

Menurutnya,dengan diangkatnya Rima Widawati jadi ketua PKBM Bina Insani hal ini menjadi dilema bagi PKBM-nya. Sebab Rima Widawati sendiri menurut M.Djaini sudah tercatat di Dapodik sebagai kepala Kelompok Bermain (Kober) yang masih berada dinaungan yayasan Bina Insani.

“Penunjukan ibu Rima Widawati jadi ketua PKBM Bina Insani saya selaku operatornya juga tidak tahu. Mungkin penunjukannya langsung oleh operator Disdik yakni pak Deden.”Jelas operator di PKBM Bina Insani ini.

Baca Juga
1 of 58

“Ibu Nia sendiri di PKBM Bina Insani adalah sebagai tutornya dan dia juga mengajar di MTS Swasta dan dia bukan PNS.”Sambungnya.

Disampaikannya bahwa pihaknya sudah berulang kali meminta ke operator Disdik agar nama Nia Kurnia dihapus dari data Dapodik. Sebagai PLT ketua PKBM Bina Insani, namun anehnya kata M. Djaini nama Nia Kurnia masih tetap muncul didata Dapodik.

Saat ditanyakan berapa jumlah peserta didik yang ada di PKBM Bina Insani.
Dijawab oleh M. Djaini peseta didik yang ada di PKBM-nya berjumlah sekitar 127 orang.

“Yang dapat BOP untuk paket B ada 11 orang dan untuk paket C ada 56 orang.” Kata M. Djaini.

Sementara itu, Nia Kurnia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomer Whats Appnya (WA), Selasa (20/12/2022). Dengan mengirimkan pertanyaan apakah dirinya masih jadi ketua atau kepala sekolah di PKBM Bina Insani. Namun Nia Kurnia tidak membalas pertanyaan yang dikirimkan awak media ke nomer WA-nya tersebut.

Sementara dari keterangan Selamet salah satu tutor di PKBM Bina Insani yang juga guru PNS di SMPN 3 Majalengka megatakan, Bahwa dirinya sudah dari tahun 2005 jadi tutor di PKBM Bina Insani.

“Kebetulan ketua yayasannya itu pak Jaenul dan ia adalah teman satu sekolah dan juga satu universitas waktu kuliah dengan saya. Sehingga beliau meminta agar saya ikut membantu di PKBM Bina Insani. Saya hanya menerima honor sebagai tutor di PKBM ini sekitar Rp.500 sampai Rp.700 ribu perpencairan.” Bebernya.

Dikatakan Selamet, bahwa dirinya mengaku tidak mengetahui besaran BOP yang diterima oleh pihak PKBM Bina Insani.

“Kalau urusan BOP itukan urusan operator dan yang lainnya,kalau saya hanya sebagai tutor saja.”Pungkas Selamet. (Bisri)

Leave A Reply

Your email address will not be published.