Dugaan Penggelapan Dana Pensiun, Euis Warga Jatitujuh Bakal Dilaporkan Ke Polisi

 

Ringsatu.id-Majalengka-Kasus dugaan penggelapan uang pensiunan oleh Euis warga Perum Prancis Rentang Desa Panongan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat bakal dilaporkan ke Polisi. Demikian dikatakan aktivis anti korupsi Cirebon Raya Zeki Mulyadi. Kamis (16/6/2022).

Dikatakan Zeki, Kasus tersebut berawal saat pihaknya mendapatkan informasi adanya dugaan penggelapan uang pensiun oleh Euis warga Perum Rentang Majalengka. Yang saat itu menurut Zeki, Euis bersuamikan Eman Sulaeman seorang anggota TNI AL. Namun, pada sekitar 2010 lalu Eman Sulaeman meninggal dunia.

“Yang secara otomatis uang pensiunan dari almarhum Eman jatuh pada Euis yang merupakan istri sahnya Eman.” Ungkap Zeki.

Namun setelah beberapa bulan Eman meninggal, Lanjutan Zeki, Euis lalu menikah secara resmi dengan Sugeng Heryanto seorang pegawai PDAM Bekasi.

“Seharusnya Euis melapor ke pihak Taspen setelah dia menikah resmi dengan pegawai BUMN itu. Hal ini supaya uang pensiunan dari mendiang suaminya itu distop. Namun Euis, tidak melapor ke Taspen sehingga uang pensiunan dari suaminya tersebut tetap mengalir kepadanya.” Beber Zeki.

Menurut Zeki, diperkirakan Euis menikmati uang haram dari pensiunan suaminya tersebut hampir sekitar 10 tahun lebih.

“Jika dihitung Euis telah menerima uang pensiunan dari mendiang suaminya itu sekitar 10 tahunan. Sebab Eman, sendiri meninggal sekitar tahun 2010 lalu sekarang tahun 2022 dan sampai sekarang Euis dengan Sugeng masih suami istri.” Jelas Zeki.

“Kalau uang pensiunan itu Rp.3 juta aja sebulannya sudah berapa kerugian negara. Yang sudah dilakukan oleh Euis, makanya kami akan segera melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian.”Tegas aktivis anti Korupsi Cirebon Raya ini.

Ditambahkan Zeki, selain diduga telah menggelapan uang pensiunan mendiang suaminya.

Euis juga diduga telah bersekongkol dengan suaminya yang sekarang yakni Sugeng Heryanto.

Pasalnya saat Sugeng menilai Eusi dia statusnya seorang duda yang ditinggal mati oleh istrinya yakni Sri.

“Dan ibu Sri ini adalah seorang PNS, setelah meninggal uang pensiunannya lalu diambil oleh Sugeng dan Euis.”Terang Zeki.

Bahkan menurut Zeki, mendiang suaminya Euis yakni Eman Sulaeman, dikabarkan sebelum meninggal Eman Sulaeman pernah dibekerja di Bandara Soekarno Hata sebagai kepala security.

Baca Juga
1 of 58

“Nah saat bertugas Eman Sulaeman menemukan sekantong plastik kresek berisi uang pecahan Dollar. Namun penemuan uang itu diduga tidak dilaporkan oleh Eman ke pihak Bandara. Namun malah dicairkan atau ditukarkan sendiri oleh Eman dan ketika di Rupiahkan Eman dapat sekitar Rp.800 jutaan.” Papar Zeki

Disampaikan Zeki, dari hasil penukaran uang Dollar hasil penemuan tersebut selanjut Eman membangun rumahnya. Yang ada di komplek Perum Jatiasih Bekasi menjadi tingkat tiga juga membeli mobil dan motor.

Namun semua tudingan tersebut dibantah keras oleh Euis saat ditemui dirumahnya yang berada di Perum Perancis Rentang, Kamis (16/6/2022).
Menurut Euis, begitu mendiang suaminya meninggal yakni Eman Sulaeman dirinya langsung melaporkan ke pihak Taspen.

“Jadi begitu saya menikah dengan pak Sugeng saya sudah tidak menerima uang pensiunan dari mendiang suami saya.”Tegas Euis.

Ia pun membantah bila mendiang suaminya saat menemukan uang pecahan Dollah tidak melaporkan ke pihak Bandara.

“Kalau penemuan uang itu memang benar, tapi oleh suami saya saat itu langsung dilaporkan ke atasannya. Jadi tidak benar uang itu dipakai bangun rumah dan beli mobil semua itu hasil jerih payah saya dan suami.”Bantah Euis.

Meski demikian ia mengakui bahwa uang pensiunan dari mendiang istri suaminya yakni Sri. Dirinya dan suaminya yang mengambil dan menikmatinya.
Namun Euis berdalih bahwa uang pensiunan dari mendiang istri suaminya tersebut digunakan untuk keperluan suaminya yakni Sugeng.

“Uang itu dipakai untuk beli popok dan biaya makan serta biaya lainnya. Sebab kondisi pak Sugeng saat ini sudah tidak berdaya karena strok berat. Kalau tidak dari uang itu dari mana biaya untuk ngurus suami sayanya.”Ujar Euis dengan nada memelas.

Euis pun mengaku pasrah jika suatu saat uang pensiunan dari mendiang istri suaminya tersebut distop.

Sementara itu, menurut informasi yang didapat wartawan media ini menyebutkan

Jika Euis dan Sugeng pindah dari Bekasi ke Majalengka, hal ini menurut sumber. Demi menghindar permasalahan dengan pihak Taspen.

Bahkan menurut sumber, sekitar 6 bulan uang pensiunan Eman telah disetop oleh pihak Taspen yang biasa mengalir ke Euis.

“Kabarnya pihak Taspen sendiri sudah mengendus kecurangan yang dilakukan ibu Euis.

Makanya sudah 6 bulan ini uang pensiunan pak Eman disetop oleh pihak Taspen.”tutur sumber. (Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.