Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Tokoh Masyarakat Cipanas Akui Telah Kordinasi Dengan Kejari Cirebon

 

RINGSATU-CIREBON-Menindaklanjuti aksi audensi yang telah dilakukan oleh masyarakat Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Terhadap Kuwu Cipanas Maman Sudirman pada Kamis (6/11/2025) lalu.

Dengan agenda mempertanyakan sejumlah Anggaran Desa dari tahun 2020 hingga 2025. Yang menurut warga, dalam realisasi anggaran desa tersebut diduga banyak yang janggal serta tidak masuk akal. Serta ada dugaan kegiatan pembangunan desa fiktif. Kasja Tompul salah satu tokoh masyarakat Cipanas mengaku ia telah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Cirebon.

Langkah dirinya berkordinasi dengan pihak Kejari Cirebon, menurut Kasja tak lain guna. Minta petunjuk dari pihak Kejari untuk melakukan pelaporan dugaan penyelewengan anggaran desa. Selama Kuwu Maman Sudirman menjabat sebagai Kuwu Cipanas dari tahun 2019 hingga saat ini.

Baca Juga
1 of 117

“Pihak Kejari menyarankan untuk mengumpulkan bukti pendukung lainnya. Dan kami siap untuk mengumpulkan data dan bukti dugaan penyelewengan Dana Desa. Yang dilakukan selama Maman Sudirman menjabat Kuwu Cipanas,”jelas Kasja Tompul usai dirnya kordinasi dengan Kejari Cirebon, Rabu (12/11/2025).

Setelah data dan bukti pendukung dianggap cukup, selanjutnya ia dan warga lainnya siap untuk. Melakukan pelaporan dugaan penyelewengan anggaran desa Cipanas ke pihak Kejari Cirebon.

“Begitu data dan bukti sudah lengkap kami dan warga Cipanas lainnya siap melaporkan. Dugaan penyelewengan anggaran desa Cipanas ke pihak Kejaksaan Negeri Cirebon,”tegasnya.

Ditempat yang sama, Mantan kuwu Cipanas Banu Rengga mengaku kecewa. Terkait Pemdes Cipanas yang hingga saat ini tak kunjung memberikan jawaban. Terkait penggunaan Dana Desa yang pernah ditanyakan oleh warga saat audensi sekitar 1 minggu yang lalu.

“Waktu audensi kami minta jawaban dari semua realisasi Dana Desa dari tahun 2020 hingga 2025. Tapi hingga 1 minggu ini pihak Pemdes Cipanas tak kunjung memberikan jawaban. Apakah mereka takut atau bagaimana,atau memang ada yang disembunyikan,”tukas Banu Rengga. (Bisri)

Leave A Reply

Your email address will not be published.