Terkait Dugaan Ijazah Palsu Kuwu Gunungsari, Ini Penjelasan PKBM Insan Madani

Ringsatu.id-Indramayu-Sidang Lanjutan terkait dugaan Ijazah palsu yang dilakukan oleh Hj. Yossi Kuwu terpilih Desa Gunungsari Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu kembali akan digelar, Selasa (15/02/2022) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

Sidang lanjutan tersebut, dengan agenda terkait ‘Pembuktian dan Saksi-saksi’ adapun dari kedua belah pihak sudah menyiapkan bukti-bukti dan saksi-saksinya terkait dengan agenda sidang lanjutan.

Namun, ada hal yang menarik ketika tim redaksi ringsatu menemui Kepala Sekolah PKBM Jaka Anom yang berinisial (AY) saat dikonfirmasi secara langsung dirumahnya tepatnya di Desa Brondong Kecamatan Pasekan pada hari jum’at tanggal 11 Februari 2022, (Ay) terkait dengan PKBM yang ada di Kecamatan Pasekan, diperkirakan ada 6 PKBM di wilayah Kecamatan Pasekan, diantaranya yaitu PKBM Jaka Anom, alhamdulilah sampai sekarang masih berjalan.

“Dirinya menjelaskan asal mula terbentuknya PKBM Jaka Anom awalnya dengan nama KF (Keaksaraan Fungsional), berdirinya Keaksaraan Fungsional dengan maksud dan tujuan untuk membantu pemerintah memberantas buta huruf masyarakat, dan kala itu saya ditunjuk sebagai kepala Keaksaraan Fungsional dari Dinas pendidikan pada tahun 2004 waktu itu masih belum dimekarkan menjadi kecamatan Pasekan, kita masih nginduk ke kecamatan Indramayu kota.

Baca Juga
1 of 453

Setelah itu, dari Keaksaraan Fungsional naik tingkat menjadi Kelompok Belajar, yaitu setara dengan Sekolah Dasar (SD) , dan Surat Ijin Operasionalnya belum di resmikan. Cuma dikasih surat selembaran yang isinya tertera semua PKBM yang ada di kecamatan Pasekan. Kegiatan Kelompok Belajar sampai tahun 2008.

Disinggung terkait dengan Ijin Opersional dan daftar hadir siswa belajar dan jumlah murid yang satu angkatan dengan Hj.Yosi dari PKBM Jaka Anom. Dirinya tidak menggunakan bahwa data tersebut sudah kami berikan kepada saudara Ubay yang menurutnya itu orang Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu

Sementara itu, (UW) selaku ketua pelaksana yayasan Insan madani saat ditemui dirumahnya. Namun (UW) sedang tidak ada di lokasi menurut keterangan yang di rumahnya sedang keluar, lalu tim redaksi mencoba mengunjungi (AF) selaku Kepala Sekolah Yayasan Insan madani  dan memberikan keterangan sekaligus mengklarifikasi bahwa dirinya sebagai Kepala Sekolah di PKBM Insan Madani

“Nama saya Anita Fatimah Dewi, disini saya ingin mengklarifikasi tentang pencantuman nama saya sebagai Kepala sekolah di Insan Madani, Nah sebenarnya saya di sana bukan sebagai Kepala Sekolah Kejar Paket, melainkan hanya sebagai kepala sekolah PAUD, itu juga sudah lama dari tahun 2013 cuma setahun. Selain itu saya tidak ada keterlibatan lagi dengan Yayasan Insan Madani lagi” Ungkap AF

Dirinya menambahkan pada saat itu ia pernah diminta ijazahnya untuk menjadi guru PAUD. “Bukan sebagai guru pengajar sekolah Kejar Paket apalagi sebagai kepala sekolah saya tidak tau. dan untuk ijazah Ibu Yosi saya tidak tau menahu kemudian tentang ibu yosi sendiri kurang kenal tahu nama tidak tau orangnya”. Pungkasnya. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.