Tanggapi Isu Keterlambatan Gaji, Direktur PT. SIBA Angkat Bicara
Ringsatu.id-Indramayu-Menanggapi pemberitaan hari jum’at 11 maret 2022 lalu, terkait keterlambatan gaji karyawan kebersihan berjudul ” Gaji Belum Dibayar, Ratusan Pekerja Gerudug Pendopo Indramayu” Direktur PT. Sinergi Bintang Abadi (SIBA) memberikan penjelasan secara rinci.
Keterlambatan pemberian gaji di karenakan menyangkut banyaknya karyawan ada perubahan sistem, dimana pembayaran melalui sistem rekening maka dibuatkan rekening Bank masing-masing karyawan melalui Bank BJB.
Sedangkan kendala karyawan Bank menyebar dibeberapa wilayah, akhirnya dipusatkan di Kantor PT. SIBA bertujuan mempermudah karyawan membuat rekening.
Sayogyo Direktur PT. SIBA ketika ditemui di kantornya mengatakan “Memang pembayaran gaji kami bayar tanggal 1, tapi kalau gaji karyawan LS dibayar setiap tanggal 10 diterima di tanggal 11-nya. Adanya keterlambatan pembayaran gaji bulan februari dibayar bulan Maret itu terlambatnya dari mana, kami menjalankan sesuai prosedur. Saat itu bertepatan pada hari jum’at maka terbatasnya waktu jam operasional untuk memproses pembayaran ke rekening masing-masing.
Kami menyadari mereka sangat membutuhkan gaji tersebut, dan alhamdulillah sekitar pukul 15.00 karyawan Bank datang semuanya clear langsung dibayarkan semua.” terangnya.
Lanjutnya, merekakan dibayar harian sesuai dengan SPK, kami memberikan berapa upahnya yang menentukan kan dari dinas. Dimana mekanismenya harus ada BPJS, Asuransi Kesehatan, tunjangan hari raya, dan sebagainya. Kami hanya melaksanakan saja ketentuan dari dinas dan masih dalam proses karena PT. SIBA baru berjalan 3 bulan kedepannya akan lebih baik dan bisa di lihat selama 3 bulan ini lebih bersih lingkungannya. Imbuhnya
Menanggapi keterangan kayawan LS mengatakan kalau mereka bekerja di PT. BSM sayogyo menjelaskan, “Itu salah, memang disinikan kantor bersama, ada PT. BSM ada PT. SIBA yang memiliki komitmen berbeda-beda tapi Mereka tahunya PT. BSM mungkin melihat plang yang terpampang. Maka kami Direktur PT. SIBA menyampaikan permohonan maaf kepada PT. BSM, dengan kejadian ini PT. BSM jadi ikut terbawa-bawa.” ungkapnya. (Tedy)