Syamsul Bahri, SH., MH : Masyarakat Tak Harus Menunggu, Polisi Ditunggu Actionnya
Ringsatu.id-Indramayu-Kepala Desa Jangga bersama dengan tokoh masyarakat yang tergabung dalam ‘Pemuda Jangga Peduli’ terus berusaha untuk mengungkap misteri kasus pembunuhan Hendra (pedagang cilok), Kematian HJK (27) warga Desa Jangga Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Jawa Barat yang diduga dibunuh orang tidak dikenal sampai saat ini masih belum ada titik terang siapa pelaku kasus pembunuhan???
Kepala Desa Jangga bersama dengan Pemuda Jangga Peduli kemarin (red), mengunjungi ke Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu untuk berkonsultasi dengan Dekan Fakultas Hukum Syamsul Bahri Siregar, SH.,MH (Bang Ucok).
“Dari pertemuan tersebut mereka meminta pendapat dari sisi Hukum dalam kasus pembunuhan Alm. Hendra yang diduga dibunuh secara sadis oleh pelaku pembunuhan, yang sampai saat ini belum tuntas dan kasusnya masih ditangani Polres Indramayu”.
Dekan Fakultas Hukum Syamsul Bahri, SH., MH kepada awak media mengatakan bahwa kasus pembunuhan pedagang cilok yang terjadi berapa bulan yang lalu di wilayah Kecamatan Losarang yang sempat viral beberapa bulan yang lalu, harusnya menjadi skala prioritas penanganan perkara dari pihak Kepolisian dalam hal ini polres Indramayu, karena sudah hampir 3 bulan berlalu kasus pembunuhan ini belum juga terungkap siapa pelakunya.
Sebagai akademisi/praktisi hukum kami berbelasungkawa atas meninggalnya Hendra yang sampai saat ini belum juga terungkap pelakunya, tentunya kami mendukung aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan terkait Kasus pembunuhan ini, kasihan pada pihak keluarga yang ditinggalkan, berharap Kepolisian polres Indramayu segera mengungkapkan siapa pelaku dibalik kasus pembunuhan pedagang cilok ini, dan dihukum sesuai aturan dan hukum yang berlaku, keluarga berharap-harap agar pelaku dapat terungkap dan dihukum dengan seberat-beratnya supaya keluarga jelas dan mengerti. Ujar Dekan Fakultas Hukum.
Senada, sesuai pertemuan dengan Dekan Fakultas Hukum Kepala Desa Jangga memberikan mengimbau kepada Para Pemuda, Kawan-kawan Karang Taruna se-Kecamatan Losarang, OKP, Ormas dan masyarakat Desa Jangga yang selama ini turut berkontribusi secara moril dan materil dalam mengawal kasus pembunuhan Almarhum Hendra, agar tetap tenang dan kondusif, serta terus mengawal berjalannya kasus ini dengan mempercayakan kepada Aparat Penegak Hukum melalui Polres Indramayu.
Kita akan terus bersama-sama berjuang demi keberlangsungan penegakan hukum dan mendorong Polisi segera mengusut tuntas Kasus Kematian almarhum Hendra.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Jangga Rizky, mengungkapkan bahwa kita ingin hukum ditegakan seadil-adilnya, kamipun sangat berharap ada keseriusan dari aparat dan secepatnya bisa terungkap misteri kematian almarhum Hendra.
Diketahui sebelumnya, warga di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa busana, Selasa (27/7/2021) dengan kondisi yang mengenaskan yaitu kepala retak wajah penuh luka juga kaki patah. (Red)