Pekerjaan Hotmix Perum GPP Kadipaten Dituding Asal-Asalan, Kasusnya Bakal Dilaporkan Ke APH

 

RINGSATU-MAJALENGKA-Jalan dikawasan Perum Griya Prima Pesona (GPP) Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Baru-baru ini direhabilitasi dengan cara dihotmix oleh pihak Dinas Rumkin Majalengka. Melalui penyedia dari CV. Multi Dimensi Adhi Karya yang beralamat diblok Cibanara No. 43 desa Rajagaluh Kidul kecamatan Rajagaluh. Dengan nilai kontrak kerja sebesar Rp.198 juta lebih sumber anggaran APBD Majalengka tahun 2025.

Namun pelaksanaan pekerjaan hotmix tersebut dituding dikerjakan secara asal-asalan.

Demikian disampaikan Bowo Wijayanto Sekjen LSM Gerakan Adil Sejahtera (GIAS ) Majalengka kepada wartawan baru-baru ini. Alasan ia menuding pekerjaan hotmix di kawasan pemukiman GPP tersebut. Dikerjakan asal-asalan,yakni kata Bowo penggunaan bahan material tidak sesuai Spesifikasi.

Kemudian diduga ada pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, kata pria berkacamata tersebut, penggunaan mesin penggilas hotmix pun bobotnya kurang.

Baca Juga
1 of 58

Seharusnya kata bowo, penggunaan mesin penggilas atau Tendem Roller pada kawasan jalan lebar atau luas. Bobot mesin penggilas harusnya dengan bobot 8 sampai 14 ton.

“Tapi mesin penggilas atau Tendem Roller pada pekerjaan hotmix jalan Perum GPP hanya 2,5 ton,”ujar Bowo.

Sehingga lanjut pria tambun ini, jika penggunaan mesin penggilas dengan bobot yang kurang. Maka pemadatan material hotmix tidak efektif.

“Pemadatan tidak akan optimal,karena bobot Tendem Roller tidak sesuai. Dan dipastikan tidak efektif, permukaan jalan kasar. Dan tentunya daya tahan serta kontruksi akan menurun,”jelas Bowo.

“Kami akan membuat laporan terkait pekerjaan hotmix jalan pemukiman GPP ke Aparat Penegak Hukum (APH). Yang diduga dikerjakan secara asal-asalan,”tukas Bowo Wijayanto. (Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.