Pagar Nusa NU Gelar Konfercab I, Cetak Kader Kesatria dan Pelayan Umat

Ringsatu.id-Indramayu-Bertempat digedung PCNU kabupaten Indramayu Pagar Nusa NU kabupaten Indramayu gelar konfrencab I, pada hari Kamis (14/07/2022).

Hadir dalam konfrencab I Pagar Nusa, ketua PCNU Kabupaten Indramayu Kyai M. Mustofa, Anggota DPRD provinsi Jawa Barat dari fraksi PKB H. Muhamad Sidkon DJ. SH, serta pengurus MWC serta ranting PCNU Se-kabupaten Indramayu.

Kyai M. Mustofa Ketua PCNU Indramayu mengatakan, Konfrencab pagar nusa NU Indramayu sejak dulu sudah ada, tetapi hanya percikan. Mulai hari ini terorganisir melalui organisasi dalam konfrencab I Pagar nusa konsen terhadap keolahragaan, pagar nusa pencak silat yang dasarnya keagamaan. Dasar dan bekal kekuatanya adalah keagamaan karena pagar nusa terlibat juga dalam pergerakan keagamaan. Kenapa pentingnya pergerakan keagamaan karena untuk mencetak para kestaria, tapi rendah diri atau semakin tinggi semakin merunduk.

Baca Juga
1 of 453

Maka Pagar nusa harus berkolaborasi dengan lembaga pendidikan Ma’arif dibawah naungan NU, karena lembaga-lembaga dibawah naungan NU banyak dan tersebar diseluruh Desa sehingga para siswanya harus menguatkan fisiknya lewat pagar nusa. Artinya, murid-murid di didik pencak silat untuk menjaga stabilitas fisik yg kuat, termasuk pesantren. Terangnya.

Lanjutnya, Pagar nusa menjadi tipologi olah raganya orang NU, pagar nusa bagian dari NU dan programnya sama dengan lesbumi. Pagar nusa salah satu badan otonomi (banom) di NU seperti patayat dan ansor. Pagar nusa satu komando dengan NU, siapapun ketuanya yg terpilih memimpin pagar nusa semangatnya satu punya visi khidmat atau pelayan umat. Banom NU ada 12, Maka siap mengawal kyai kemana saja ada kegiatan. Imbuhnya

Sementara itu, Arif Kurniawan Hidayat Ketua Panitia Konfrencab I kepada media menambahkan, Ini komfercab yg pertama di Indramayu, karena sebelumnya belum ada kepengurusan secara administratif, pagar nusa adalah badan otonom NU yang menaungi penghobi pencak silat fungsinya untuk mengtranformasikan atau melatih pencak silat sebagai salah satu warisan kebudayaan Indonesia dibawah naungan NU. “Agenda konfrencab I sekarang Sekaligus untuk pemilihan ketua pagar Nusa, Harapannya menyelematkan dunia akherat bukan hanya pendekarnya tetapi semuanya terselamatkan.” Ucapnya. (Ted)

Leave A Reply

Your email address will not be published.