Oknum Kontraktor Nakal Asal Sumber Cirebon Rugikan Pengesub

 

Ringsatu id-Cirebon-Wastono (60) warga Desa Sindangkasih Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat memgaku telah dirugikan oleh Kadina oknum kontraktor asal Sumber Kabupaten Cirebon sebesar kurang lebih Rp.17 juta.

Kronologis dirinya dirugikan oleh Kadina dituturkan Wastono kepada wartawan media ini, Rabu (28/9/2022).

Menurut Wastono sekitar tahun 2021 lalu ia ditawari oleh seseorang satu paket pekerjaan pemagaran pasar Sumber.
Dengan nilai proyek kurang lebih sekitar Rp.200 juta.

“Namun untuk mendapatkan paket proyek itu saya harus bayar Rp.5 juta yang konon katanya untuk pengambilan surat perintah kerja (SPK).”Ungkap Wastono.

Namun paket proyek yang telah ditawarkan terhadap Wastono tersebut ternyata sudah dikerjakan oleh orang lain.

“Padahal sebelumnya saya sudah menyerahkan uang Rp.5 juta kepada orang yang menawarkan paket pekerjaan itu. Akhirnya saya protes dan saya hanya diberikan kesempatan ngesub bahan materialnya saja.”Tutur pria 60 tahun ini.

Baca Juga
1 of 117

Dikatakan Wastono, awal pembayaran ngesub material dirasakan Wastono lancar-lancar saja.

“Akan tetapi setelah memasuki hari ke 10 bahan-bahan material yang sudah saya kirimkan untuk proyek itu mulai tersendat pembayarannya. Dan saya memutuskan menyetop pengiriman material.”Terangnya.

“Saat itu selaku kontraktor proyek pemagaran pasar Sumber adalah pak Kadina warga Sendang Sumber.”Lanjut Wastono

Disampaikannya, bahwa ia sudah berulang kali menagih bahan material yang belum dibayar oleh Kadina.

“Setiap ditagih pak Kadina selalu berbelit dan hanya memberikan janji-janji saja. Dan terakhir dia membuat surat pernyataan diatas materai tempel pada tanggal 28 juli 2021 bahwa pak Kadina siap membayar hutang material ke saya tanggal 15 agustus 2021. Akan tetapi hingga memasuki 1 tahun ini dia tidak mau membayarnya.”Beber Wastono dengan nada kesal.

Dengan kejadian tersebut Wastono mengaku telah dirugikan oleh Kadina dan merasa tertipu.

“Sebetulnya saya tidak mau ribut-ribut begini tuh kalau saja pak Kadinanya koperatif dan dia mau membayar kekurangan hutang ke saya. Tapi karena dia selalu menghindar dan terkesan tidak mau bayar ya sudah jadinya seperti ini.”Tandas Wastono.

Sementara itu, saat wartawan media ini berusaha konfirmasi kepada Kadina dengan mengirimkan pesan singkat ke nomer Whats Appnya (WA), Rabu (28/9/2022). Namun hingga berita ini diterbitkan Kadina tidak mejawab.(Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.