KUNJUNGI Lapas Kelas I Cirebon, Menteri IMIPas Agus Andrianto : Dorong Penguatan & Pembinaan Berbasis Ketahanan Pangan

 

RINGSATU-CIREBON-MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPas) Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Drs Agus Andrianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan merupakan bagian penting dari strategi pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan agar lebih mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat Menteri Agus Andrianto menghadiri kegiatan Penguatan Program Pembinaan dan Ketahanan Pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cirebon, Jalan Kesambi Nomor 44, Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, program ketahanan pangan tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan di dalam lapas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi warga binaan dalam mengembangkan keterampilan kerja, sikap disiplin, serta rasa tanggung jawab.

“Melalui program ini, warga binaan tidak hanya dibina secara mental dan sosial, tetapi juga dibekali kemampuan praktis yang dapat menjadi modal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Agus Andrianto.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.H., M.H., dan Bupati Cirebon Imron Rosyadi, S.Ag., M.Ag., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan pembinaan pemasyarakatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian.
Selain itu, turut hadir Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cirebon.

Baca Juga
1 of 117
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto bersama Forkopimda Kabupaten dan Kota Cirebon
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto bersama Forkopimda Kabupaten dan Kota Cirebon

Menteri Agus Andrianto menjelaskan bahwa pelaksanaan program ketahanan pangan melalui sektor pertanian, peternakan, dan pengolahan hasil pangan di dalam lapas menjadi media pembinaan kemandirian yang efektif. Warga binaan dilibatkan secara langsung agar memiliki pengalaman kerja yang nyata dan berkesinambungan.

“Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, siap bekerja, serta mampu bersaing secara sehat setelah menyelesaikan masa pidana,” tambahnya.

Wali Kota Cirebon dan Bupati Cirebon menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun sistem pembinaan yang lebih humanis dan produktif. Mereka, menilai pendekatan berbasis ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan warga binaan agar dapat berdaya guna dan diterima kembali oleh masyarakat.

Melalui penguatan program ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia menegaskan tekadnya untuk terus menghadirkan pola pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pemberdayaan dan pengembangan potensi warga binaan.

Dengan demikian, warga binaan diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial dan pembangunan nasional setelah bebas nantinya. (Bisri)

Leave A Reply

Your email address will not be published.