Ketua PPIB Rogoh Kocek Pribadi Bersihkan Sport Center Indramayu yang Dipenuhi Rumput Liar
RINGSATU-INDRAMAYU-Kondisi kawasan Sport Center Indramayu yang dipenuhi rumput liar menuai perhatian dan keprihatinan dari masyarakat. Melihat situasi tersebut, Ketua Perkumpulan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB), Nurbaeti, mengambil langkah cepat dengan menggunakan dana pribadi untuk membersihkan area tersebut.
Nurbaeti menyewa pekerja pemotong rumput guna merapikan tanaman liar yang tumbuh meninggi di sejumlah titik kawasan Sport Center Indramayu. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.
Menurutnya, rumput liar yang dibiarkan tumbuh lebat berpotensi menjadi sarang binatang berbisa, termasuk ular, yang dapat membahayakan pengunjung, terutama anak-anak yang kerap bermain di area itu.
“Saya lakukan ini karena prihatin melihat kondisi rumput yang sudah tinggi dan rimbun. Dikhawatirkan menjadi sarang binatang berbisa seperti ular, sementara banyak anak-anak bermain di sini,” ujar Nurbaeti saat memantau proses pembersihan, Selasa (26/5/2026).
Ia menilai, fasilitas publik seperti kawasan olahraga dan ruang terbuka masyarakat harus tetap dijaga kebersihan dan keamanannya agar tetap nyaman digunakan warga.
Nurbaeti juga mengungkapkan bahwa kebutuhan perawatan kawasan Sport Center kini semakin mendesak setelah para pelaku usaha wahana permainan dari Alun-Alun Indramayu dipindahkan ke area tersebut. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kunjungan masyarakat, kondisi lingkungan dinilai harus mendapat perhatian lebih serius.
PPIB berharap ke depan dapat menjalin sinergi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu dalam menjaga serta merawat kawasan Sport Center agar tetap bersih, aman, dan layak menjadi pusat aktivitas olahraga maupun rekreasi masyarakat.
Langkah spontan yang dilakukan Ketua PPIB tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah warga karena dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap fasilitas umum dan keselamatan masyarakat. (N.Tarigan)