Kasi Pelayanan Desa Cikeusal Bantah KPM PKH Dipaksa Sumbang Pembangunan Mushola
Ringsatu-Cirebon-Menanggapi adanya isu yang tidak mengenakan terhadap panitia pembangunan mushola Daarul Ma’wa. Dan juga kepada Kasi Pelayanan Desa Cikeusal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yakni Andi Sonjaya.
Yang menuding pihak panitia pembangunan mushola dan Kasi Pelayanan memungut kepada KPM penerima bansos PKH. Hal tersebut langsung ditanggapi dan sekaligus diluruskan oleh Andi Sonjaya selaku Kasi Pelayanan atau orang biasa menyebutnya lebe.
Menurut Andi, pihak panitia pembangunan mushola Daarul Ma’wa dan dirinya tidak merasa memaksa. Atau pun mematok pemberian sumbangan dari KPM penerima bantuan PKH.
“Kami tidak pernah memaksa KPM penerima PKH dan BPNT untuk menyumbang apalagi mematoknya. Yang mau nyumbang pembangunan mushola silahkan yang gak ngasih juga gak apa-apa karena kami tidak pernah memaksa,”bantah Kasi Pelayanan desa Cikeusal ini saat ditemui diruang kernya, Sabtu,(28/12/2024)
Disampaikannya, sebelum surat undangan pencairan bansos PKH dibagikan kepada KPM oleh petugas Puskesos. Sebelumnya ia mengaku sudah kordinasi dengan pihak Kesos, bahwa penerima bansos PKH akan dminta sumbangannya. Untuk pembangunan mushola yang berada diblok Karanganyar tersebut.
“Dan pihak Kesos juga menyetujui,dan saya juga sudah minta izin kepada pak kuwu. Perihal penerima bantuan PKH dan BPNT akan diminta sumbangannya. Waktu itu pak kuwu mengizinkan namun dengan syarat jangan memaksa”terang Andi Sonjaya.
Sehingga, lanjut Andi, jika ada pemberitaan yang menyudutkan pihak panitia pembangunan mushola Daarul Ma’wa. Dan dirimya memotong bantuan PKH menurut Andi itu sangat tidak benar.
“Memang saya menggunakan tenaga ketua RT masing-masing untuk meminta sumbangan itu. Tapi saya tidak pernah menginstruksikan agar para ketua RT untuk minta sumbangan kepada KPM PKH dan BPNT secara paksa,”tegasnya Andi Sonjaya. (Bisri).