Iming-Imingi Bisa Bantu Jadi PNS, SR Berhasil Meraup Ratusan Juta

 

Ringsatu.id-Indramayu-Kasus penipuan dengan modus iming-iming bisa menjadikan seseorang jadi pegawai negeri sipil (PNS) oleh orang tidak bertanggungjawab sepertinya tidak lekang oleh waktu. Korban modus penipuan seperti itu tetap banyak dan marak terjadi. Pelaku dan korban, menurut Zeki Mulyadi aktivis anti korupsi Cirebon Raya mengatakan bisa dilaporkan kepihak berwajib. Pasalnya menurutnya pelaku biasanya akan meminta sejumlah uang kepada korbannya dengan modus uang tersebut katanya untuk biaya agar anak atau saudara korban bisa jadi PNS.

“Dan si korban akan menyanggupi permintaan dari pelaku dengan memberikan sejumlah uang sesuai yang diminta pelaku. Dan keduanya bisa dilaporkan karena sudah terindikasi melakukan penyuapan baik yang diberi atau yang memberikan.”Ujar Zeki.

Pelaku dan korban sudah berupaya akan melakukan kecurangan dalam mekanisme dan aturan jadi PNS, Kata Zeki.

“Jadi PNS kan sudah jelas aturan dan mekanismenya, jadi kalau ada orang ingin jadi PNS pake uang itu jelas penyuapan. Dan terindikasi melakukan kecurangan dalam tata cara jadi PNS.”Jelasnya.

Zeki Mulyadi mencontohkan, salah satu warga desa Pagirikan Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat yakni Warnawi. Mengaku kepada dirinya bahwa ia telah jadi korban penipuan oleh (SR) warga desa Panyindangan Kulon Kecamatan Sindang Indramayu. Modus yang dilakukan (SR) kepada Warnawi, kata Zeki yakni mengimingi-imingi anak Warnawi bisa jadi PNS.

“Secara kebetulan anak perempuan Warnawi ini seorang guru honorer di SMPN 1 Pasekan. Sehingga ketika ada tawaran dari SR anaknya bisa jadi PNS maka korban langsung mengiakan. Dan saat itu pelaku yakni SR meminta uang kepada korban sebesar Rp.40 juta.” Beber Zeki Mulyadi.

Sesuai pengakuan korban kepada Zeki, korban yakni Warnawi menyerahkan uang Rp.40 juta kepada SR terjadi pada 25 april 2016 lalu.

“Namun janji SR yang akan membantu anak Warnawi jadi PNS hingga dipenghujung tahun 2021 tidak pernah terbukti.”Tandasnya.

Baca Juga
1 of 453

Zeki menduga jika SR memilik koneksi atau jaringan dengan pihak Disdik, pasalnya SR berani menawarkan cara gampang jadi PNS dilingkungan Disdik Indramayu.

Sementara itu, Warnawi membenarkan jika dirinya telah ditipu oleh SR yang mengiming-imingi anaknya bisa jadi PNS. Ia pun mengakui jika dirinya telah menyerahkan uang sebesar Rp.40 juta kepada SR yang katanya uang tersebut untuk biaya anaknya jadi PNS. Warnawi sendiri mengaku sudah berulang kali menagih janji SR yang katanya bisa membantu anaknya jadi PNS.

“Ketika ditanyakan selalu bilangmya sedang diproses, padahal dia sudah menerima uang dari saya Rp.40 juta. Tapi mana janjinya sampai sekarang tidak pernah terbukti.”Tutur Warnawi saat ditemui dirumahnya, Sabtu (18/12/2021).

Dikatannya, karena janji SR tidak terbukti menjadikan anaknya jadi PNS, Warnawi akhirnya berusaha agar uang yang telah diberikannya itu dikembalikan oleh SR.

“Disurat berita acara penyerahan uang yang ditandatangani diatas materai oleh SR, dia akan mengembalikan uang saya 100%. Ketika janjinya tidak terbukti menjadikan anak saya jadi PNS, namun mana pengembaliannya sampai sekarang hanya janji-janji saja.”Tegas Warnawi.

Disampaikan Warnawi, yang tertipu dengan janji-janji manis SR ternyata bukan hanya dirinya. Ternyata kedua temannya juga yakni kuwu (Kades) Ridwan dan Yusup pun tak luput dari aksi tipu-tipu yang dilancarkan SR.

“Dari tiga orang SR berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp.160 juta. Dengan rinciannya saya Rp.40 juta, Kuwu Ridwan Rp.80 juta dan pak H .Yusup Rp.40 juta. Dan semuanya belum dikembalikan oleh SR.”Papar Warnawi.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran bahwa SR diketahui pernah mencalonkan kuwu Panyindangan Kulon pada 2021 ini. Namun dia kalah dan diketahui pula bahwa SR adalah suami dari Bidan desa Panyindangan Kulon.

Saat akan dikonfirmasi terkait kebenaran SR telah menerima uang dari tiga orang yakni Warnawi, kuwu Ridwan dan H.Yusup.Dengan menemui kerumahnya yang posisinya persis dibelakang Masjid desa Panyindangan Kulon, Sabtu (18/12/2021) namu saat diketuk pintu rumah SR tidak ada jawaban.(Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.