GPBI Silaturahmi dengan Anggota DPR RI, Perkuat Sinergi Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

RINGSATU-JAKARTA -Pimpinan Pusat Gerakan Pekerja dan Buruh Indonesia Raya (PP-GPBI) melakukan silaturahmi dengan Anggota DPR RI Komisi IX, Obon Tabroni, di Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara gerakan buruh dan jalur legislatif dalam memperjuangkan kepentingan pekerja di tingkat nasional.

Ketua Umum PP-GPBI, Binson Purba, menyatakan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih solid antara organisasi buruh dan wakil rakyat.

“Kami memandang penting adanya kolaborasi antara gerakan buruh dan parlemen. Ini langkah strategis agar organisasi sayap partai lebih responsif terhadap kebutuhan buruh,” ujarnya.

Ia menegaskan, PP-GPBI berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja serta memastikan aspirasi buruh menjadi bagian penting dalam perumusan kebijakan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir jajaran pengurus PP-GPBI, di antaranya Haris Isbandi, Haris Manalu, Oberlian, Hilman Firmansyah, Sri Rejeki, dan Jajat Sudrajat.

Baca Juga
1 of 229

Diskusi antara kedua pihak membahas sejumlah isu strategis, mulai dari persoalan ketenagakerjaan, perlindungan hak buruh, hingga pentingnya membangun kekuatan politik buruh yang solid dan terorganisir.

Sementara itu, Obon Tabroni menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari konsolidasi gerakan buruh di Indonesia. Ia menilai peran buruh sangat penting dalam menopang demokrasi dan pembangunan ekonomi nasional.

“Ke depan, sinergi antara gerakan buruh dan legislatif harus diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kesejahteraan buruh. Saya siap mendorong aspirasi buruh di parlemen,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan organisasi sayap partai sebagai instrumen politik yang efektif dalam menyalurkan aspirasi pekerja.

Sebagai informasi, PP-GPBI merupakan organisasi sayap dari Partai Gerindra yang berperan dalam pengembangan basis massa buruh. Melalui konsolidasi internal, organisasi ini turut memperluas jangkauan partai sekaligus memperkuat struktur dan kinerja elektoral.

Selain itu, organisasi sayap partai memiliki fungsi strategis dalam penyaluran aspirasi, pendidikan politik, kaderisasi, serta menjaga stabilitas internal dan nasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang lebih intensif dan berkelanjutan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh serta memperkuat posisi gerakan buruh dalam dinamika politik nasional. (Tim)

Leave A Reply

Your email address will not be published.