Dihadapan Anak-Anak Sekolah Dasar, Eko Junanto Sampaikan Pentingnya Empat Konsesus Dasar
Ringsatu-Indramayu-UPTD Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tambak, Desa Tambak Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, menggelar Sosialisasi Tentang Pemantapan Nilai-Nilai Wawasan Kebangsaan, Jumat (17/03/2023) di aula sekolah dasar setempat.
Pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut, adalah Eko Junanto, SH, salah satu anggota Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) ToT DKI Jakarta Angakatan II. Pemuda kelahiran asal Kelurahan Bojongsari Kecamatan Indramayu ini baru saja lulus dalam pendidikan ToT Lemhanas RI 2023.
“Materi yang diberikan kepada para pelajar SDN Tambak adalah tentang pemantapan nilai-nilai wawasan kebangsaan pada anak-anak Indramayu. Di hadapan para peserta didik, Eko menyampaikan tentang empat konsensus dasar negara yang harus dipahami kepada anak-anak sekolah dasar,” Jelasnya.
Mereka nantinya sebagai generasi masa depan yang akan menjadi calon pemimpin bangsa mendatang dalam mewujudkan ‘Indonesia Emas’.
”Pendidikan wawasan kebangsaan bagi kita semua adalah sangat penting. Karena maju dan mundurnya Indonesia ini, ada ditangan generasi masa depan sebagai generasi penerus bangsa saat ini,”katanya.
Menurutnya, harapan dan mimpi ‘Indonesia Emas’ di tahun 2045 bukan cerita dongeng semata. Ini bisa terwujud dan tercapai jika generasi penerus bangsa, betul-betul memahami pentingnya nilai-nilai wawasan kebangsaan dan empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara.
Adik-adik yang saya bangga dan cintai ini, lanjut dia, merupakan generasi penerus bangsa ini, dan harus menjadi perekat anak bangsa dan jangan pernah lelah dalam membangun nilai nilai kebangsaan. Agar adik adik menjadi generasi masa depan untuk kelanjutan NKRI yang kita cintai ini.
Karena, Indonesia adalah bangsa yang besar, memiliki ribuan pulau dan kekayaan alam yang melimpah. Selain itu, Indonesia memiliki suku bangsa, budaya, dan bahasa yang beraneka ragam. Semua itu tidak akan bersatu jika para leluhur tidak menyatukan semangat juang bangsa Indonesia untuk merdeka.
Indonesia meraih kemerdekaannya bukanlah sebuah hadiah yang diberikan oleh penjajah. Akan tetapi Indonesia sendiri yang bertekad untuk memerdekakan dirinya. Persatuan bangsa Indonesia bahkan dicantumkan di sila ke-3 Pancasila, yang dijadikan sebagai ideologi dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.”Mari kita belajar dan belajar,” Pungkasnya. (Tim)