RINGSATU-JAKARTA-Istana Kepresidenan Jakarta kembali membuka pintunya bagi generasi muda melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” yang digelar pada Kamis (30/7/2026). Sebanyak 85 santri Pondok Pesantren Darul Amanah, Kendal, Jawa Tengah, bersama sekitar 200 Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) mengikuti rangkaian kegiatan edukatif di lingkungan Istana Kepresidenan.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, memperkenalkan sejarah nasional, serta meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap peran Istana Kepresidenan sebagai simbol negara.
Peserta AMPK yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya perwakilan Forum Anak Nasional dan Forum Anak Daerah, anak jalanan dari keluarga kurang mampu, serta anak-anak dari kelompok rentan. Turut hadir pula para pemenang Street Child World Cup 2026 di Meksiko, yang menjadi inspirasi atas semangat juang dan prestasi mereka di tingkat internasional.
Selama berada di Istana Kepresidenan, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai sejarah dan fungsi Istana sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan negara. Mereka juga diajak berkeliling kawasan Istana untuk mengenal lebih dekat berbagai bangunan bersejarah, sekaligus mengabadikan momen kebersamaan di salah satu ikon kenegaraan Indonesia tersebut.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengalaman berharga yang mampu memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan karakter kebangsaan, serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Program “Istana untuk Anak Sekolah” menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan ruang edukasi yang inklusif bagi seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari kelompok rentan, agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal sejarah bangsa dan menumbuhkan semangat menjadi generasi penerus yang berintegritas. (Pajril)