H Mulyadi Optimistis Panen Raya Kedelai 210 Hektare Digelar Bulan Agustus, Harapkan Presiden Prabowo Hadir

RINGSATU-JAKARTA–Komisaris Koperasi Bareng-Bareng Sugih (BBS), H. Mulyadi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Kedelai Nasional melalui pengembangan budidaya kedelai di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT PG Rajawali II seluas 210 hektare yang berlokasi di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Menurut H. Mulyadi, hingga saat ini proses budidaya kedelai berjalan dengan baik. Namun demikian, para petani masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan irigasi di tengah musim kemarau.

“Alhamdulillah, perkembangan tanaman kedelai cukup baik. Kendala yang saat ini kami hadapi adalah ketersediaan air yang masih kurang memadai. Kami terus berupaya bersama para petani dan berbagai pihak agar kebutuhan air dapat terpenuhi sehingga pertumbuhan tanaman tetap optimal,” ujar H. Mulyadi.

Ia menegaskan, Koperasi Bareng-Bareng Sugih bersama kelompok tani tidak akan surut semangat dalam mewujudkan target swasembada kedelai yang menjadi salah satu program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

H. Mulyadi optimistis apabila kebutuhan air dapat terpenuhi, lahan kedelai seluas 210 hektare tersebut akan memasuki masa panen pada bulan Agustus 2026.

“Kami menargetkan panen raya dapat dilaksanakan pada akhir Agustus tahun ini. Insyaallah hasilnya maksimal dan menjadi bukti bahwa Indramayu mampu berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada kedelai nasional,” katanya.

Lebih lanjut, H. Mulyadi berharap momentum panen raya nantinya dapat dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan para petani yang telah bekerja keras mengembangkan komoditas kedelai di Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap Bapak Presiden Prabowo Subianto berkenan hadir pada panen raya kedelai di Desa Sukamulya. Kehadiran beliau tentu akan menjadi penyemangat sekaligus motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi kedelai nasional,” ungkapnya.

Program penanaman kedelai di lahan HGU PG Rajawali II Desa Sukamulya merupakan salah satu upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produksi kedelai dalam negeri. Keberhasilan program ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat kemandirian pangan Indonesia. (Tim)

Comments (0)
Add Comment