Akhiri Tugas Sebagai Ketua PCNU Indramayu, KH Juhadi Muhammad Hadiri Wisuda STIDKI NU
Ringsatu.id-Indramayu-Ketua PWNU Jawa Barat yang terpilih dalam Konferwil XVIII, KH Juhadi Muhammad mengahiri tugasnya sebagai Ketua PCNU Indramayu menghadiri 90 wisuda perdana Sekolah Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Nahdlatul Ulama (STIDKI NU) Indramayu, bertempat di Aula STIDKU NU yang berada di Gedung Pusat Dakwah Nahdlatul Ulama jalan Gatot Subroto No. 09 Indramayu, Rabu (10/11/2021)
Ketua PWNU terpilih akrab disapa Kiai Juhadi ini hadir dalam wisuda tersebut sebagai Ketua Badan Pengelola dan Pengembangan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3TNU) Indramayu sebuah jabatan yang melekat dalam posisi Ketua PCNU. “Kehadiran saya di sini adalah sebagai Ketua BP3TNU Indramayu yang membawahi STIDKI NU, meskipun saya sudah mengundurkan diri sebagai Ketua PCNU Indramayu karena sekarang mendapat amanah sebagai Ketua PWNU Jabar, anggaplah ini sebagai tugas terahir saya di Indramayu setelah 15 tahun berkhidmat di PCNU, sekaligus saya juga memohon do’a untuk berkiprah di Jawa Barat semoga bekal dari Indramayu ini bisa memajukan PWNU Jawa Barat,” ungkap Kiai Juhadi dalam sambutannya di depan para wisudawan.
Kiai Juhadi mengungkapkan, berdirinya STIDKI NU Indramayu adalah salah satu bukti keberhasilan PCNU Indramayu dalam kiprahnya di masyarakat. “Terus terang saya sangat bahagia, karena di ahir tugas saya sebagai Ketua PCNU Indramayu diberikan kado terindah oleh STIDKI NU dengan digelarnya wisuda perdana ini, perjuangan membangun dan menjalankan perguruan tinggi milik NU ini sangat berat, banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi, tetapi dengan kebersamaan kita mampu menghadapinya sehingga STIDKI NU bisa berkembang dengan baik, terakreditasi dan kini telah mampu mewisuda mahasiswanya menjadi sarjana,” ungkap Kia Juhadi.
KH. Juhadi Muhammad juga menyatakan, keberadaan STIDKI NU merupakan warisan dan kenang-kenangan dari kepengurusannya selama 15 tahun sehingga harus dijaga, dirawat dan dimajukan oleh seluruh warga NU di Kota Mangga. “Selama 15 tahun kami berkhidmat di PCNU Indramayu tentu banyak kekurangan dan kelemahannya, tetapi berbagai keberhasilan dan kemajuan juga telah mampu kita raih diantaranya dengan berdirinya STIDKI NU ini, oleh karenanya warisan dan kenang-kenangan terindah ini harus dijaga dan terus didorong agar tumbuh menjadi perguruan tinggi yang maju dan menghasilkan sarjana yang unggul,” ujarnya.
Lanjutnya, berharap agar wisuda perdana tersebut dijadikan sebagai awal kemajuan STIDKI NU Indramayu. “NU sangat konsen terhadap pendidikan, karena IPM di Indramayu masih sangat rendah, dengan hadirnya STIDKI NU ini kami ingin membantu pemerintah agar mampu meningkatakn IPM tersebut. Kita ketahui bersama bahwa sumberdaya alam di Indramayu sangat luar biasa, perikanan, pertanian, migas dan lain sebagainya, tetapi karena SDM belum seimbang, sehingga kesejahteraan juga belum seimbang,” tuturnya.
“Kepada seluruh wisudawan saya berpesan agar berkiprah dan berperan di tengah-tengah masyarakat, STIDKI NU adalah perguruan tinggi dakwah dan dakwah itu bisa hadir dimana-mana, dimanapun tempatnya dan dalam keadaan apapun, maka para sarjan juga harus mampu memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat,” pungkas Kiai Juhadi. (Teddy)