332 KPM Desa Gunungsari Terima Realisasi Program BPNT
Ringsatu.id-Cirebon-Pemerintah desa Gunungsari menyalurkan BPNT sebanyak 332 KK, untuk penyaluran penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Berjalan kondusif dan menerapkan protokoler kesehatan covid 19. Minggu (18/07/2021).
Ketika awak media mewawancari Kepala desa (Kuwu) Gunungsari Sri Umsari menyampaikan bahwa penyaluran program BPNT menjadi pekerjaan seorang pimpinan warga. Oleh sebab itu, pihaknya selaku kuwu menghimbau agar masyarakat desa harus mematuhi aturan protokoler kesehatan covid 19 bagi yang menerima bantuan BPNT pada hari ini. Dan, bagi warga yang menerima bantuan BPNT, semoga bermanfaat dan digunakan untuk kebutuhan keluarga.
“Kami berharap, BPNT ini, setidaknya dapat mengurangi beban hidup yang ditanggung keluarga di masa pandemi Covid 19 di massa PPKM Darurat.” katanya
Sedangkan menurut Ketua E warung Ade Desa Gunungsari yang mendampingi Kepala desa (Kuwu) untuk simbolis penyerahan BPNT kepada warga yang menerima bantuan dan di lanjutkan sebanyak 332 KK, warga yang menerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat), dalam bentuk komoditi diantaranya : Beras, telur, daging ayam, sayur sayuran, tempe, tahu, buah buahan apel.
Dengan sistematika pengambilan melalui bank yang ditunjuk untuk dapat mengambil bahan makanan di e-warung yang tersedia di Desa Gunungsari.
“Dengan jumlah anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Pusat untuk mengganti pembelian bahan sembako yang telah dikirim supplier ke e-warung. Alhamdulillah sebanyak 332 warga telah menerima bantuan BPNT kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang ada di desanya,” ungkapnyanya.
Bapak Ade Ketua E warung Gunungsari menambahkan, Sudah selayaknya dan tugas kita menyalurkan BPNT kepada masyarakat dari pendataan KPM sesuai dengan aturan hingga mekanisme pengambilan komoditi yang disalurkan. “Semoga ke depan akurasi dan pembenahan data KPM di Kabupaten Cirebon, dapat lebih baik lagi. Baik dari proses pendataan hingga penyaluran sesuai dengan tupoksinya masing-masing.” pungkasnyanya (Nurhari)