RINGSATU-CIREBON-Devi Safitri (28) warga RT. 01 RW. 06 Blok Pesantren Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Tak menyangka mantan suaminya yakni Agus Sri Susanto akan melakukan aksi kejamnya terhadap dirinya. Dengan melakukan penusukan menggunakan pisau dapur kepada anggota tubuhnya.
Ia mengaku saat itu dirinya sedang tidur dikamar rumahnya. Namun, tiba-tiba mantan suaminya tersebut masuk kedalam kamar.
“Saya kaget tiba-tiba mantan suami saya sudah berdiri didekat saya. Dengan membawa pisau ditangannya, lalu dia berusaha menyerang saya sambil ngomong kamu harus mati. Dan dia langsung menusukan pisau yang dibawanya saya sempat melawan. Tapi bagian pangkal tangan kanan dan kiri sempat terkena tusukan,”papar ibu 28 tahun ini saat diwawancara dirumahnya, Selasa (3/6/2025).
Setelah melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong. Akhirnya mantan suaminya tersebut kabur keluar kamar meninggalkan dirinya yang mengalami sejumlah luka akibat tusukan yang dilakukan mantan suaminya tersebut.
“Waktu dia masuk mantan suami saya sempat mengunci pintu kamar dari dalam. Dan pisau yang dibawanya diambil dari dapur rumah saya. Dia kabur saat saya berteriak dan melawan,”lanjut Devi.
Karena mengalami sejumlah luka, Devi sempat dibawa kerumah sakit guna mendapat perawatan medis serta visum. Peristiwa penganiayaanl oleh mantan suaminya tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB pada Senin (2/6/2025) kemarin. Pelaku penganiayaan terhadap dirinya yakni Agus Sri Susanto yang merupakan mantan suaminya tersebut.
Sudah dilaporkan. ke pihak berwajib dan pelaku kata Devi adalah warga Bekasi. Devi sendiri dinikahi oleh Agus sekitar 2018 lalu dan dari buah pernikahan dengan mantan suaminya tersebut mereka dikarunia 1 anak perempuan dan 1 anak laki-laki yang masih kecil.Kemudian ditahun 2024 lalu keduanya memilih untuk bercerai.
Dikatakan Devi, pemicu mantan suaminya tersebut nekad melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Ia menduga mantan suaminya tersebut merasa cemburu sebab dirinya aktif dimedsos.
“Tapi yang paling utamanya mungkin karena ajakan balikan lagi atau rujuk dengan saya selalu saya tolak. Saya sudah melaporkan permasalahan ini ke pihak berwajib. Saya berharap pelaku segera ditangkap karena saya merasa trauma atas kejadian ini. Dan ada ketakutan akan keselamatan saya dan keluarga kalau mantan suami saya itu belum tertangkap,”tukasnya.(Bisri)