TAK Didukung Anggaran APBD dan APBDes, Warga Desa Sukadadi Bangun Jembatan Sendiri

 

RINGSATU-INDRAMAYU-Ketika pemerintah daerah maupun pemerintah desa belum juga merealisasikan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak, warga Desa Sukadadi, Kecamatan Arahan memilih bertindak. Tanpa dukungan anggaran APBD maupun APBDes, masyarakat membangun jembatan secara mandiri melalui gotong royong dan swadaya.

Jembatan yang tengah dibangun itu merupakan akses utama masyarakat dan menuju akses ke pertanian.

“Kalau hanya menunggu bantuan pemerintah desa, entah kapan bisa dibangun. Sementara akses ini sangat penting buat kehidupan warga dan para petani,” ujar Renda (Ucok) yang menjadi koordinator pembangunan kepada wartawan ringsatu.id.

Dana pembangunan diperoleh dari dana pribadi saya, dan bantuan donatur dan para dermawan. Pembangunan jembatan tersebut dengan sukarela dan Gotong royong yang masyarakat di RT 03 dan masyarakat umum.

Langkah ini menuai perhatian luas dan memunculkan pertanyaan publik mengenai komitmen pemerintah daerah dan desa terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.

Tokoh masyarakat lainnya, Sukri, menilai fenomena ini menunjukkan lemahnya perencanaan prioritas pembangunan.

“Selama masih ada masyarakat bangun jembatan pakai uang sendiri karena tidak disentuh APBD dan APBDes, berarti ada yang salah dalam penyusunan program. Jembatan itu kebutuhan utama, bukan pelengkap.” (Tim)

Comments (0)
Add Comment