RINGSATU-CIREBON-Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal serta pembentukan kepengurusan aksi bakti sosial (bansos), Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor AMKI, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon ini juga menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus penyusunan program kerja jangka pendek dan jangka panjang.
Acara diawali dengan doa bersama dan halalbihalal yang dipimpin langsung Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, serta dihadiri puluhan anggota dari berbagai media yang tergabung dalam organisasi tersebut.
Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, mengatakan kegiatan rakor kali ini digelar masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sehingga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antaranggota.
“Alhamdulillah, rapat koordinasi ini masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Selain halalbihalal, kami juga membahas rencana kerja jangka pendek dan jangka panjang serta penguatan organisasi,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, sebelum masuk pada pembahasan program kerja dan agenda aksi sosial, seluruh anggota terlebih dahulu saling bermaaf-maafan sebagai bentuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi.
Menurutnya, pembentukan kepengurusan aksi bansos menjadi langkah strategis AMKI Cirebon Raya dalam menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat solidaritas antaranggota.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh anggota memiliki rasa tanggung jawab sosial dan tetap guyub rukun demi mensukseskan program-program AMKI ke depan,” katanya.
Sementara itu, Dewan Pembina AMKI Cirebon Raya, Toto M. Said, menegaskan bahwa program bakti sosial diharapkan mampu membawa nama baik AMKI sebagai organisasi media massa yang semakin dikenal dan dipercaya masyarakat di wilayah Cirebon Raya.
“AMKI telah hadir dan memiliki keanggotaan di berbagai provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Ini menjadi modal besar untuk terus berkembang,” ungkap Toto.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah dan nama baik organisasi agar setiap langkah kerja yang dijalankan mendapat dukungan luas dari masyarakat.
“Ke depan banyak agenda yang harus kita jalankan, baik program dari pusat, provinsi, maupun tingkat lokal. Yang terpenting, kuatkan dulu kepedulian anggota terhadap organisasi. Dengan begitu, langkah kerja kita akan lebih ringan dan penuh berkah,” pungkasnya. (Bisri)