RINGSATU-INDRAMAYU-Persatuan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB) Kabupaten Indramayu terus memperjuangkan aspirasi para pedagang dan pelaku UMKM di kawasan Sport Center Indramayu. Upaya tersebut dilakukan melalui silaturahmi strategis dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Himawan, M.IP., Senin (10/8/2026) sore.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Aspirasi Hilal Himawan, Jalan Al Fatah, Wot Bogor, Desa Singajaya, Kabupaten Indramayu, tersebut menjadi ruang bagi PPIB untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus kebutuhan para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan Sport Center.
Sebanyak 24 orang perwakilan pengurus PPIB hadir dalam pertemuan tersebut. Di antaranya Ketua PPIB Nurbaeti, Sekretaris Supardi, Wakil Ketua Aris, Humas Trisno, Lisye Meisyitta, Bidang Keamanan Guntur, Rudy Hadi Ismanto, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua PPIB Nurbaiti menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting untuk segera mendapatkan perhatian pemerintah, khususnya terkait kondisi kawasan Sport Center sebagai salah satu lokasi aktivitas ekonomi masyarakat.
PPIB berharap Anggota DPRD Jawa Barat dapat membantu memfasilitasi komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu agar berbagai persoalan yang dihadapi pedagang dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
Beberapa persoalan yang menjadi perhatian utama antara lain penerangan jalan, penanganan banjir, serta penataan pedagang dan lapak agar lebih tertib, rapi, dan nyaman.
Menurut Nurbaeti, penataan kawasan Sport Center perlu dilakukan secara terpadu. Selain memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung, penataan juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih layak bagi para pedagang.
Tidak hanya persoalan infrastruktur, PPIB juga mengharapkan adanya dukungan fasilitas usaha bagi para pedagang, termasuk bantuan gerobak yang layak.
“Juga mohon kiranya bisa membantu gerobak buat para pedagang yang saat ini banyak yang enggak layak pakai,” ujar Nurbaeti.
Sementara itu, Sekretaris PPIB Kang Supardi meminta agar aspirasi para pedagang mendapat pengawalan serius dari legislatif. Ia berharap keberadaan anggota DPRD dapat menjadi jembatan antara para pedagang dengan pemerintah, sehingga persoalan di lapangan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi semata.
“Kami berharap ada kebijakan yang adil, perlindungan bagi para pedagang, dan solusi yang benar-benar bisa dirasakan langsung oleh pelaku UMKM,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hilal Himawan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti persoalan yang disampaikan PPIB.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah masalah banjir di kawasan Sport Center. Hilal mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret, termasuk normalisasi dan pembenahan sistem drainase, terutama sebelum memasuki musim penghujan.
Selain persoalan banjir, penataan kawasan juga dinilai perlu dilakukan secara bertahap dan terpadu agar keberadaan pedagang tetap dapat berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap kawasan publik yang nyaman dan tertata.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya komunikasi yang lebih kuat antara PPIB, pemerintah daerah, dan legislatif dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan pedagang Sport Center.
Bagi PPIB, perjuangan tersebut bukan sekadar mengenai tempat berjualan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi keluarga para pedagang dan keberadaan UMKM lokal yang menjadi bagian dari denyut perekonomian masyarakat Indramayu.
PPIB berharap aspirasi telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil. (N.Tarigan)