PKBM Sumber Kaweruh Loloskan Peserta Tanpa Melalui Paket B Dulu Langsung Bisa Ikut Paket C 

 

Ringsatu.id-Majalengka-Keanehan terkait sistem pendidikan non formal di PKBM Sumber Kaweruh, yang beralamat di jalan Pasir Malati Kelurahan Majalengka Wetan Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat terungkap. Hal ini setelah salah satu peserta didik berinisial R (18) mengaku ia bisa langsung mengikuti paket C atau setara SMA di PKBM Sumber Kaweruh.

Padahal sebelumnya R mengaku bahwa ditahun 2018 ia adalah siswa drop out (DO) dari salah satu SMP Negeri yang ada diwilayah Majalengka. Saat drop out dari sekolahnya R mengaku baru kelas VIII (Kelas 2).

“Saya keluar dari SMP akibat pergaulan dan juga terlalu banyak main game.Sehingga kewajiban bersekolah menjadi lupa dan malas. Saya keluar dari sekolah saat kelas 8, itu terjadi sekitar tahun 2018.”Ungkap R, Sabtu (24/12/2022).

Saat ditanyakan apa yang membuat dirinya ikut paket C atau kesetaraan SMA. Dijawab oleh R bahwa dirinya ingin bekerja ketika kelak dirinya lulus dan memiliki ijazah paket C.

“Saya ingin bekerja setalah saya memiliki ijazah paket C. Dan ijazah itu menjadi modal untuk persyaratan melamar pekerjaan.”Ujarnya.

Dikatakan R bahwa kedua orangtuanya hanya orang biasa.

“Ibu saya hanya pedagang kecil dipasar dan bapak hanya pekerja pabrik.”Jelas R.

Ketika kembali ditanyakan apakah R sebelumnya pernah ikut paket B atau setara SMP. Mengingat saat keluar dari sekolah R baru kelas VIII sehingga ketika ingin ikut paket C harus mengikuti paket B dulu.

R kembali menjawab bahwa sebelumnya ia tidak pernah ikut paket B dan R mengaku langsung ikut paket C di PKBM Sumber Kaweruh.

“Saya tidak tahu karena semuanya yang ngatur orangtua, saya hanya langsung ikut paket C saja. Dan kebetulan saya mengikuti pembelajaran baru beberapa kali dan waktu pendaftaran bayar Rp.2,5 juta tapi katanya bisa dicicil.”Beber R.

Sementara itu, Iwan selaku ketua atau kepala sekolah PKBM Sumber Kaweruh yang juga PNS Dishub Majalengka yang mengaku menjabat sebagai Kasi Trayek.
Membantah jika di PKBM-nya ada peserta didik yang bisa langsung paket C tanpa melalui paket B dulu.

Menurutnya sangat tidak mungkin peserta didik yang sebelumnya tidak megikuti paket B. Akan tetapi tiba-tiba bisa ikut paket C.

“Tidak mungkin lah peserta didik di PKBM kami seperti itu, prosesnya juga kan harus ikut paket B dulu sebelum bisa ke paket C.Jadi tidak mungkin ada peseta didik di PKBM kami seperti itu.” Bantah Iwan saat ditemui diruang kerjanya, Sabtu (24/12/2022).

Dikatakannya, bagi peseta didik usia sekolah digratiskan dalam pembiayaan di PKBM-nya. Hal ini menurut Iwan bahwa peseta didik usia sekolah atau dibawah 21 tahun dapat bantuan BOP dari Pemerintah.

“Peserta didik dibawah 21 tahun kan dapat BOP, adapun ada yang mengaku bayar sampai Rp.2,5 juta mungkin itu sebagai upah jasa kepada orang yang membawanya.”Ucap ketua PKBM Sumber Kaweruh ini.

Selain itu pihaknya juga minta bukti kwitansi jika ada peserta didik yang mengaku telah membayar ke PKBM-nya.

“Jika ada peserta didik yang mengaku telah membayar, bisa tidak kami minta bukti kwitansinya. Bisa saja dia mengaku telah bayar tapi bayarnya kepada siapa kan kami tidak tahu.”Tegasnya.

Diakui oleh Iwan bahwa PKBM Sumber Kaweruh sebelumnya di ketuai oleh Ucu Solihah yang merupakan istrinya.

Namun setelah istrinya lolos jadi ASN melalui seleksi pengangkatan P3K istrinya tersebut mundur sebagai ketua PKBM Sumber Kaweruh.

Saat ditanyakan jumlah peserta didik mulai dari paket A, B dan C ada berapa di PKBM Sumber Kaweruh.

Dijawab oleh Iwan bahwa peserta didik di PKBM-nya ada sekitar 350 orang.

“Peserta didik ada sekitar 350 an terbagi paket A 75 orang, paket B 120 orang dan sisanya paket C.”Jawab Iwan.

Untuk pembelajaran di PKBM-nya, menurut Iwan dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 13.00 WIB.

Saat kembali ditanyakan berapa peserta didik yang dapat Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP).

Dijawab oleh Iwan dari jumlah peseta didik 350 orang hanya sekitar 275 yang dapat BOP.

Ketika disampaikan oleh awak media jika dikutip data Dapodik dari Kementerian Pendidikan. Jika peserta didik di PKBM Sumber Kaweruh yang dapat BOP tidak sama dengan yang disebutkannya.

Dikutip data Dapodik dari Kementerian Pendidikan tahun 2022 peserta didik di PKBM Sumber Kaweruh yang dapat BOP. Rincianya sebagai berikut untuk paket A berjumlah 73 orang, paket B 78 orang dan untuk paket C 348 orang.

Selain itu jumlah peserta didik di PKBM Sumber Kaweruh bukan 350 orang sesuai dikatakan oleh Iwan.

Namun dikutip data Dapodik dari Kementerian Pendidikan pada semester ganjil di PKBM Sumber Kaweruh tahun 2022 berjumlah 836 orang.

Dan Iwan pun mengakui bahwa data yang sebenarnya sesuai yang diuraikan oleh awak media ini.

Meski demikian ia berkilah bahwa data tersebut adalah data yang menurutnya belum terdeteksi.

“Memang benar jumlah data peserta didik segitu, tapi itukan belum terdeteksi semua.Dan data penerima BOP juga ada yang buat BOP tahun 2023. Kebetulan PKBM kami bekerjasama dengan sekolah alam Sataku sehingga jumlah peserta didik kami jadi banyak.” Pungkas Iwan.(Bisri).

Comments (0)
Add Comment