PKBM Sari Gola Desa Sukasari Kaler Diduga Gelembungkan Data Peserta Didik

 

Ringsatu-Majalengka-Diduga demi meraup bantuan operasional penyelenggara (BOP) pendidikan yang lebih besar, PKBM Sari Gola yang berada diblok Rebo Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Diduga melakukan penggelembungan data peserta didik pada semester 2023-2024.

Untuk penyeimbang berita, wartawan media ini mencoba konfirmasi dengan ketua PKBM Sari Gola, Yanto Hermanto (65) yang mengaku pensiunan kepala sekolah disalah satu SD negeri yang berada di desa Haurseah.

Saat ditanyakan berapa jumlah peserta didik yang dimiliki PKBM Sari Gola untuk paket B (SMP),dan berapa jumlah peserta didik untuk paket C (SMA)?

Kemudian Yanto menjawab jika peserta didik paket B berjumlah 170 orang sedangkan untuk paket B berjumlah 30 orang.

Ia pun merinci jika bantuan BOP untuk peserta didik paket B yakni Rp.1,5 juta per siswa pertahun. Sedangkan untuk peserta didik paket C kata Suyanto Rp.1,8 juta per siswa pertahunnya.

Ketika disampaikan, berdasarkan data yang dimilik wartawan dengan data peserta didik di PKBM Sari Gola. Itu tidak sesuai yang disampaikan Yanto. Hal ini berdasarkan data yang dimiliki wartawan media ini untuk peserta didik di PKBM Sari Gola berjumlah sekitar 404 orang pada semester 2023-2024. Dengan rinciannya untuk peserta didik paket B ada 125 orang dan peserta didik paket C ada 279 orang.

Suyanto langsung menjawabnya dengan mengatakan bahwa data itu memang benar. Tapi kata Yanto sekarang siswanya sudah banyak yang keluar.

“Ya memang kami pernah punya siswa sebanyak itu, tapi sekarang ada yang keluar. Yang keluar atau yang sudah lulus itu ada 149 orang,” Kilah pria 65 tahun ini, Jumat (24/5/2024). Saat kembali ditanyakan, apakah benar pihak PKBM Sarigola menerima BOP sebesar Rp.700 juta lebih untuk tahun anggaran 2024?

Diakui oleh Suyanto jika pihaknya benar menerima BOP sebesar itu. Namun ia kembali berkilah dengan mengatakan jika penerimaan BOP sebesar menurutnya itu dulu. “BOP sebesar itu dulu,dan untuk tahun depan tidak sebesar itu lagi,” Kilahnya.

Ketika ditanyakan dari mana saja para peserta didik PKBM Sari Gola itu. Mengingkat jumlah peserta didik di PKBM tersebut diatas angka 400 orang.

Yanto memberikan alasan, jika wilayah Argapura merupakan basis banyaknya anak tidak sekolah (ATS).

“Waktu saya masih jadi kepala sekolah SD saja, yang melanjutkan itu tidak sampai 100% dan hanya sekitar 80 %. Dan di kecamatan Argapura itu angka ATS-nya cukup tinggi sama dengan diwilayah Malausma angka ATS-nya juga tinggi”jelas Yanto.

Selain itu,ia pun memberikan alasan lain yakni PKBM Sari Gola memiliki pembelajaran jarak jauh. Dan pembelajaran jarak jauh ini kata Yanto ada di 3 Desa Argamukti, Cikaracak dan di desa Haurseah.

“Kami punya kelas jauh yakni di desa Argamukti, Cikaracak dan di desa Haurseah. Sehingga jumlah peserta didik kami lumayan banyak,” Ucapnya.

Ketika kembali ditanyakan berapa jumlah kelas yang dimiliki PKBM Sari Gola? Ketua PKBM Sari Gola kembali menjawab bahwa ruang kelas yang dimilikinya ada 3. “Kami punya 3 ruang kelas kesemuanya berada diatas rumah saya,” Terangnya (Bisri).

Comments (0)
Add Comment