Pekerjaan TPT Desa Tanjungsari, Diduga Ada Kelebihan Anggaran

 

Ringsatu-Majalengka-Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) atau senderan diirigasi Cinyokot Blok Rakesan Desa Tanjungsari Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Bersumber dari anggaran dana desa tahap 1 tahun 2023 sebesar Rp.187 juta lebih. Dengan volume pekerjaannya sekitar 220 meter, dalam pelaksanaannya dituding oleh warga setempat ada kelebihan anggaran.

Selain diduga ada kelebihan anggaran warga pun menuding jika pekerjaan TPT tersebut diduga dipihak ketigakkan alias diborongkan.

Namun hal tersebut dibantah oleh sekertaris desa (Sekdes) Tanjungsari, Dede yang mengatakan. Sepengetahuanya dirinya pekerjaan TPT tersebut tidak diborongkan. Selain itu, ia pun menepis jika anggaran pada pekerjaan TPT disaluran irigasi Cinyokot tersebut.

Ada kelebihan anggaran.
Meski demikian, Dede mengaku ia tidak mengetahui persis kelanjutan terkait pekerjaan TPT tersebut. Sebab tugasnya hanya mentransfer anggaran untuk TPT tersebut kepada pelaksana pekerjaan.

“Awal pekerjaan saya sempat ke lokasi, dan saya lihat para pekerjanya dari orang Tanjungsarinya. Tapi setelah itu saya tidak tahu, karena pekerjaan itun kan bidangnya pak Ambang (Kasi Kesejahteraan).” Tutur Dede saat dihubungi melalui telepon WhatsAppnya (WA), Rabu (5/4/2023).

Sebelumnya wartawan media ini berusaha untuk menemui kuwu (Kades) Tanjungsari, Dede Wangsa ke tempat kerjanya, Selasa (4/4/2023).

Namun menurut Umi Maman mengatakan, bahwa kuwu sedang tidak ada karena ada kegiatan vaksin.

Setelah berbincang sedikit dengan Umi Maman, dan menanyakan siapa yang berperan atau yang membidangi pekerjaan TPT diblok Rakesan. Maman mengatakan, bahwa yang berperan adalah Ambang atau Kasi Kesejahteraan (Kasja) Aceng Lesmana.

“Jadi terkait pekerjaan TPT itu tanyakan saja sama pak Ambang Aceng.” Ujar Maman.

Lalu awak media ini berusaha minta nomer kontak Ambang Aceng Lesmana kepada Maman. Dan Maman pun memberikan nomer kontak Aceng Lesmana. Namun dari pengakuan Ambang Aceng sendiri saat dihubungi melalui pesan singkat ke nomer WhatsAppnya (WA).

Terkait pekerjaan TPT diblok Rakesan, ia mengaku tidak mengetahui jumlah anggarannya.

“Maaf pak, saya hanya sebagai PKD tidak lebih dari itu. Untuk masalah keuangan dan yang lainnya saya kurang tahu. Kalau untuk masalah itu (Keuangan) langsung tanya ke kepala desa saja” Jelas Ambang Aceng Lesmana. (Bisri)

Comments (0)
Add Comment