Ringsatu-Majalengka-Warga Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura,Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Khususnya warga Blok Salasa,saat ini telah menaruh curiga terhadap Enjen. Pasalnya Enjen ini dicurigai oleh warga sebagai pengedar sekaligus penjual rokol ilegal atau rokok tanpa cukai.
Menurut keterangan warga,mereka sering melihat ada sebuah mobil box diwaktu subuh atau sekira pukul 04.30 WIB pagi. Sedang menurunkan muatannya dijalan gang menuju rumah Enjen. Dan barang yang diturunkan dari mobil box tersebut kata warga lalu diangkut menggunakan gerobak dorong atau arco ke rumah Enjen.
“Barang yang diangkut dari mobil box tersebut berplat AG atau jelasnya dari wilayah jawa tengah. Tapi saya tidak ingat nomer kendaraannya, yang jelas mobil box itu mengangkut rokok ilegal atau rokok tanpa cukai,” Jelas salah satu warga blok Salasa yang minta agar namanya tidak disebutkan ini.
“Kemudian barang dari mobil box itu diangkut menggunakan arco ke rumah Enjen. Soalnya mobil box itu tidak bisa masuk sampai ke rumah Enjen. Dan hanya bisa sampai dijalan gang menuju rumah Enjen,” Sambung warga.
Ditambahkan sumber, bahwa kegiatan Enjen memperjual belikan rokok ilegal tersebut. Menurut sumber sudah lama, akan tetapi selama ini Enjen aman-aman saja.
“Praktek jual-beli rokok ilegal yang dilakukan Enjen sebenarnya sudah lama. Tapi anehnya dia (Enjen) selama ini aman-aman saja,padahal sudah jelas. Rokok ilegal alias rokok tanpa cukai itu jelas-jelas harus diberantas peredarannya,” Tegasnya.
Sementara itu,Enjen saat dikonfirmasi melalui nomer Whats Appnya (WA), Selasa (14/5/2024) mengatakan bahwa terkait saya penjual roko ilegal, itu dulu sebelum barang saya kena bea cukai. Sekarang sudah nggak lagi. Bantah Enjen.
Ketika disampaikan, bahwa warga blok Salasa masih melihat adanya pengiriman yang diduga sebagai rokok ilegal ke rumah Enjen.
Ia kembali mengelak dengan kembali mengatakan, bahwa apa yang disampaikan warga itu tidak benar. “Gak benar pak maaf, saya sudah lama berhenti semenjak barang kena BC (bea cukai). Mungkin informasinya keliru pak,”Balas Enjen. (Bisri).