Ringsatu.id-Majalengka-Sebanyak 6 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Tahun 2022 lalu dapat bantuan Pelaksanaan Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari BBWS melalui aspirasi Partai Golkar. Bantuan sendiri diberikan kepada kelompok tani pengguna air dengan nilai bantuan sebesar Rp.195 juta.
Demikian dikatakan sejumlah penerima bantuan P3-TGAI kepada wartawan media ini beberapa hari lalu.
Menurut, narasumber ke 6 desa yang menerima bantuan P3-TGAI hasil aspirasi Partai Golkar tersebut yakni. Desa Heuleut, Desa Liang Julang, Desa Babakan Anyar, Desa Girimukti Kecamatan Malausma, Desa Bantaragung dan Desa Batujaya.
Meski demikian, bantuan sebesar Rp.195 juta tersebut menurut sumber, tidak sepenuhnya diterima oleh kelompok tani selaku penerima bantuan. Namun, diduga dipotong oleh oknum pengurus dari parti Golkar Majalengka sebesar 20 persen.
“Bantuan itu kan dari aspirasi partai Golkar, sehingga ada 2 orang yang mengaku sebagai pengurus partai. Dan ke 2 orang yang mengaku bernama Yudi dan Yugi itu meminta bagian sebesar 20 persen, pungkas sumber. Rabu (24/8/2022). Pengertian 20 persen sendiri menurut sumber, kurang lebih sekitar Rp.40 jutaan.
“Ke-2 orang yang mengaku pengurus dari partai Golkar Majalengka itu. Mereka mendatangi ke setiap kelompok tani yang dapat program P3-TGAI dan meminta 20 persen itu.”ulas sumber.
Sementara itu, salah satu kuwu (Kades) yang secara kebetulan desanya menerima bantuan P3-TGAI membenarkan. Jika dirinya pernah kedatangan orang yang mengaku pengurus partai Golkar Majalengka. Dan orang tersebut menurut kuwu yang minta agar identitasnya tidak dibuka ini. Meminta kepada dirinya untuk meminta bagian sebesar 20 persen dari bantuan P3-TGAI.
“Namun oleh saya disuruh untuk menemui ketua kelompok tani dan bendahara saja. Sebab yang megang uang kan bendahara bukan saya. Dan orang itu meminta bagiannya sebesar 20 persen “Terangnya.
Sementara itu, Yugi yang disebut-sebut pengurus partai Golkar Majalengka. Saat dihubungi melalui telepon Whats Appnya (WA). Rabu (24/8/2022) malah balik bertanya.
Dengan menanyakan desa mana yang menyebutkan adanya pemotongan bantuan P3-TGAI.
“Desa mana yang menyebutkan seperti itu, udah begini aja nanti kita ketemu esok lusa.” Jawab Yugi.
Namun saat kembali dihubungi esok lusanya atau jumat (26/8/2022) melalui pesan singkat ke nomer Whats Appnya. Jawaban dari Yugi ia sedang mengurus orangtuanya yang sedang sakit. (Bisri).