Ringsatu.id-Majalengka-Beredar informasi ditengah-tengah masyarakat Desa Heuleut Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Menyebutkan jika kuwu (Kades) Heuleut Andri kini tengah menghadapi pemeriksaan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majalengka terkait kepemilikan mobil siaga yang diduga tanpa dilengkapi surat-surat resmi alias bodong.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan dari sejumlah narasumber menyebutkan. Jika pihak Kejari Majalengka baru memanggil Andri selaku kuwu Heuleut.
“Kuwu Andri kabarnya yang baru dipanggil Kejari Majalengka dia lagi diperiksa terkait mobil siaga yang legalitasnya tidak jelas. Kami merasa yakin perangkat desa lainnya yang terlibat dalam pengadaan mobil siaga itu mereka pasti akan dipanggil juga.” Terang salah satu warga Heuleut yang namanya minta tidak disebutkan ini. Selasa (20/9/2022).
Dikatakan sumber, pemanggilan kuwu Andri oleh Kejari Majalengka menurutnya, hal ini imbas dari pemberitaan yang heboh terkait mobil siaga yang tidak jelas asal-usulnya tersebut.
“Kami selaku warga Heuleut sangat mendukung tindakan aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas terkait mobil siaga itu. Sebab anggaran untuk membeli mobil siaga itu bersumber dari uang negara atau rakyat.” Tegasnya.
“Selama hampir 3 tahun kami warga Heuleut telah dibohongi oleh Pemdes Heuluet terkait mobil siaga itu. Untung saja ada yang berani mengungkap kebohongan itu, kalau tidak ya mungkin selamanya warga Heuleut dibohongi terus” Lanjutnya.
Sementara itu, menurut salah satu narasumber warga Heuleut yang berinisial RF mengatakan. Sepengetahuannya bahwa mobil siaga desa Heuleut itu awalnya pelat nomer kendaraannya berwarna hitam.
“Namun oleh pihak Pemdes Heuleuet pelat nomer mobil siaga itu diganti jadi warna merah. Dan yang mengecat menjadi warna merah warga Heuleut sendiri yakni Yayat. Sebab Yayat ini pekerjaannya tukang cat mobil.”Terang RF.
Selaku warga Heuleuet, RF mengaku sebenarnya telah berulang kali meminta kepada kuwu Andri untuk menunjukan legalitas atau surat-surat dari mobil siaga tersebut.
“Namun setiap ditanyakan kuwu Andri selaku bilang tenang saja nanti juga datang surat-suratnya. Dan sekarang baru terbukti bahwa mobil siaga itu tidak ada surat-suratnya.”Ujar RF.
“Saya minta kasus mobil siaga desa Heuleut diusut tuntas, karena saya merasa yakin jika kasus ini benar-benar diungkap. Maka akan terungkap siapa sebenarnya dalang dalam pengadaan mobil siaga itu.”Pungkas RF.(Bisri).