RINGSATU-BANDUNG-H. Mulyadi, S.E., mendapatkan penganugerahan Sunda Sabuana Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) bersama Yayasan Forum Silaturahmi Sunda Sabuana.
Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional 2026, yang digelar di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan No. 7–9, Kota Bandung, Minggu (18/10/2026).
Sunda Sabuana Awards 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai berprestasi dan inspiratif dalam berbagai bidang, di antaranya budaya, seni, olahraga, pendidikan, sosial, serta bidang lainnya.
Rangkaian acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan Rajah Bubuka dan Tarian Mapag Tamu. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sabilulungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ceremonial Penyerahan Panji Majelis Adat Sunda Jawa Barat.
Sejumlah tokoh turut menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Pelaksana RR. Okki Jusuf Judanagara, M.Sc., M.M., Pupuhu Utama/Ketua Umum MASDA Jabar Irjen. Pol. Purn. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, MPKN., serta Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi, S.E., M.AP.
Sambutan Gubernur Jawa Barat Dr. H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan. Selanjutnya, sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan disampaikan oleh Jend. TNI Purn. Prof. Dr. H. Dudung Abdurahman, S.E., M.M.
Memasuki agenda utama, panitia kemudian melaksanakan penyerahan Sunda Sabuana Awards 2026 kepada para penerima penghargaan, termasuk H. Mulyadi, S.E.
Acara dilanjutkan dengan pengukuhan DATSUN Kota, Kabupaten dan Kewilayahan, pembacaan ikrar/komitmen DATSUN, serta ditutup dengan pentas seni dan Gending Karesmen Paguyuban FIB Unpad.
Penganugerahan Sunda Sabuana Awards 2026 menjadi bagian dari rangkaian apresiasi terhadap tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi di berbagai bidang, sekaligus momentum memperkuat perhatian terhadap kebudayaan Sunda dan pembangunan masyarakat Jawa Barat. (Tim)