Diduga Oknum Kuwu di Majalengka Berhubungan Gelap dengan Janda Hingga Hamil

 

Ringsatu-Majalengka-WN salah satu oknum Kuwu (Kades) di wilayah Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, dikabarkan pernah menjalin hubungan asmara dengan salah seorang perempuan berinisial DV (29) warga Kadipaten Majalengka.

WN sendiri sudah berkeluarga sedangkan DV statusnya janda. Informasi dari narasumber sendiri menyebutkan, akibat hubungan terlarang antara WN dengan DV. Membuat DV mengalami hamil sebanyak 2 kali.

“Hamil pertama DV mengalami keguguran, sedangkan hamil kedua DV diminta untuk menggugurkan kandungannya yang berusia sekitar 1 bulan itu oleh WN”. Ungkap narasumber yang minta agar identitasnya tidak disebutkan ini.

Untuk bisa menggugurkan janin yang ada diperut DV lanjut sumber, WN sampai memesan obat untuk bisa menggugurkan calon bayi yang ada di perut DV tersebut.

“WN dan DV sampai ketemuan dengan orang yang konon katanya sebagai penjual obat untuk bisa menggugurkan kandungan DV. Pertemuannya terjadi diwilayah Maja.”Terang sumber.

Hubungan WN dengan DV sendiri menurut sumber bubar begitu saja. “LYang jelas DV merasa kecewa dengan sikap WN yang meninggalkan DV begitu saja. Lanjut sumber.

Sementara itu, WN saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke nomer Whats Appnya (WA), Senin (15/5/2023). Dengan menanyakan benar tidaknya ia memiliki hubungan asmara dengan DV. WN langsung membantahnya dengan menjawab, “Tidak”.

Saat kembali disampaikan kepada WN,bahwa sesuai informasi yang didapat wartawan media ini. Bahwa akibat hubungannya dengan DV membuat DV hamil sebanyak 2 kali.

Namun jawaban yang diberikan WN malah melenceng dan tidak menjawab substansi pertanyaan yang wartawan media ini kirimkan kepadanya. “Arah pemerasan dan penipuan kepada saya,pix.” Jawab WN.

Saat ditanyakan kepada WN, apa maksud pemerasan dan penipuan tersebut. Namun lagi-lagi jawaban WN malah tambah melenceng dan tidak nyambung dengan pertanyaan dari wartawan ini.

“Itu dan pencemaran nama baik dan ada motif.”Tulis WN.

Tatkala kembali ditanyakan, apa yang diketahui oleh WN tentang pencemaran nama baik. Lalu WN kembali menjawab,” Saya sudah jawab tidak benar apa yang diceritakan oleh orang tersebut.” Jawab WN.

WN pun mengatakan, bahwa info yang di dapat oleh wartawan media ini menurut WN adalah tidak benar. “Malah saya dan keluarga merasa ditipu dan diperas.” Tulis WN

Ketika ditanyakan oleh siapa WN merasa ditipu dan diperas. WN menjawab,”Oleh narasumber anda.” Jawabnya.

Saat ditanya apakah WN ditipu oleh DV.
WN langsung menjawab,”Ia”.

Ketika ditanyakan berapa uang yang diperas DV. WN sepertinya sedikit sewot lalu menjawabnya dengan menggunakan bahasa sunda. “Tanya ku ente kaditu”(Tanya sama kamu kesana). Jawab WN.(Bisri).

Comments (0)
Add Comment