RINGSATU-CIREBON-Kelompok atau Perkumpulan Petani Pengguna air (P3A) Cikahuripan yang diketuai Kadini alias David beralamat di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang,Kabupaten Cirebon Jawa Barat.
Perkumpulan petani pengguna air tersebut saat ini tengah mengerjakan pekerjaan irigasi atau P3-TGAI. Di saluran irigasi Tonjong yang merupakan bantuan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA). Dengan nilai bantuan sebesar Rp.195 juta dan dicairkan 2 termin.
Menurut keterangan ID selaku mandor pada pekerjaan tersebut juga OI bendahara P3A Cikahuripan mengatakan. Jika pekerjaan P3-TGAI baru dilaksanakan selama 2 hari. Saat ditanyakan siapa ketua P3A Cikahuripan dijawab oleh OI yakni Kadini alias David.
Namun Kadini sendiri menurut OI tidak ada dilokasi pekerjaan. OI sendiri sepertinya sedikit kebingungan saat ditanyakan terkait pengelolaan keuangan bantuan untuk kelompok taninya tersebut. Pasalnya menurut OI walaupun dirinya selaku bendahara P3A Cikahuripan. Namun, pengelolaan bantuan sepenuhnya ditangani oleh ketua P3A Cikahuripan yakni Kadini.
“Saya hanya mencairkan, setelah itu uangnya dipegang oleh ketua semua. Pencairannya dibagi 2 kali termin. Termin pertama 70 % dan uangnya sudah dicairkan senilai Rp136 juta. Setelah itu nanti pencairan yang 30 % Lagi pula pekerjaannya pun baru 2 hari,”papar OI, Rabu (22/10/2025).
Selain mengeluh dirinya tidak memegang uang walaupun selaku bendahara P3A. Ia pun mengeluhkan adanya informasi yang didapat olehnya yakni adanya permintaan 5 % oleh oknum pendamping pada pekerjaan P3-TGAI.
Sementara informasi lain yang didapat wartawan media ini dari narasumber menyebutkan. Jika bantuan untuk P3A Cikahuripan sebesar Rp195 juta dipotong antara 25 % sampai 30 %. Oleh oknum pengurus partai yang mengaku sebagai pengusung bantuan P3-TGAI untuk P3A Cikahuripan.
Sementara itu, Kadini selaku ketua P3A Cikahuripan saat dikonfirmasi ke nomer Whatsappnya (WA). Dan nomer WA tersebut hasil pemberian Indun mandor pada pekerjaan P3-TGAI.
Namun saat dihubungi ke nomer tersebut mengaku bukan Kadini namun kakaknya Kadini. Dan dari nomer WA tersebut mengirim chatting ke nomer Whatsapp wartawan dengan isi chatan seperti mengolok-olok.
Kemudian wartawan media ini mencoba menghubungi Kadini ke nomer WA lainnya dengan maksud konfirmasi. Namun, hingga berita ini diterbitkan Kadini selaku ketua P3A Cikahuripan sepertinya memilih bungkam. (Bisri)