Ringsatu-Majalengka-Pekerjaan hotmix jalan gang di Blok Pajagan Desa Sinarjati Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat disoal oleh warga setempat.
Pasalnya menurut keterangan sejumlah warga Sinarjati menyebutkan. Jika pekerjaan hotmix jalan gang blok Pajagan tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan.
Selain menyoal terkait pekerjaan hotmix yang diduga dikerjakan secara asal-asalan. Warga juga menuding jika anggaran untuk pekerjaan hotmix tersebut terlalu besar. Sehingga warga menuding adanya kelebihan anggaran pada pelaksanaan hotmix jalan gang di blok Pajagan.
“Ketebalan hotmix tipis sekali, selain itu material yang digunakan juga bukan hotmix tapi shenseet. Dan harga shenseet dengan hotmix kan berbeda lebih murah shenseet.” Ujar salah satu warga Sinarjati yang nama minta tidak disebutkan ini, Kamis (20/7/2023).
Dengan ada perbedaan harga hotmix dengan shenseet, maka warga menduga adanya kelebihan anggaran sekitar Rp.50 sampai Rp.60 juta. Dari keseluruhan anggaran pekerjaan homtix jalan gang diblok Pajagan tersebut.
Sumber anggaran pekerjaan hotmix jalan gang diblok Pajagan sendiri menurut warga. Bersumber dari anggaran dana desa (DD) tahap 2 tahun 2023 sebesar kurang lebih Rp.198 juta.
Sementara itu, hasil penelusuran awak media kelokasi pekerjaan jalan gang diblok Pajagan. Terlihat sejumlah pekerja masih melakukan pekerjaan penghotmixan yang belum seluruhnya selesai.
Dan berdasarkan papan informasi pekerjaan yang terpampang disalah satu jalan gang diblok Pajagan menyebutkan. Bahwa volume pekerjaan hotmix jalan gang tersebut yakni 1.257 meter dengan lebar jalan gang 1,2 meter. Sumber anggaran DD tahap 2 tahun 2023 sebesar Rp.198.750.000 (Seratus sembilan puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
Sementara itu, saat wartawan media ini mencoba menemui kuwu (Kades) Sinarjati H. Aceng ketempat kerjanya, Kamis (20/7/2023). Dengan maksud minta komentar dan tanggapannya terkait tudingan warganya. Yang menuding jika pekerjaan homtix jalan gang diblok Pajagan itu diduga dikerjakan secara asal-asalan. Dan adanya tudingan adanya kelebihan anggaran dari nilai anggaran pekerjaan hotmix jalan gang tersebut.
Namun, menurut keterangan Kasi Perencanaan desa Sinarjati Rini menyebutkan bahwa kuwu Aceng tidak ada ditempat.
Kendati demikian, Rini membenarkan jika anggaran pekerjaan hotmix jalan gang diblok Pajagan bersumber dari DD tahap 2 tahun 2023.
“Pekerjaannya dimulai dari hari selasa kemarin, dan benar sumber anggaran dari dana desa tahap 2. Tapi saya tidak tahu teknis pekerjaannya seperti apa dan saya tidak tahu yang kerjanya orang mana-mananya” Terang ibu berkacamata ini.
Dikatakan Rini, bahwa masa tugas kuwu Aceng akan berakhir pada 1 Agustus mendatang. “Ya tinggal sepuluh harian lagi pak kuwu habis masa jabatannya. Tapi kemarin siha ada ngantor pak” Ucap Rini.
Saat wartawan media ini mencoba menghubungi H. Aceng melalui pesan singkat ke nomer Whats Appnya (WA). Namun, hingga berita ini diterbitkan nomer WA kuwu Sinarjati satu periode tersebut tidak aktif.
Perlu diketahui H. Aceng pada 27 Mei lalu kembali ikut dalam kontestasi Pilkades desa Sinarjati. Namun, H. Aceng kalah saat kembali ikut Pilkades desa Sinarjati tersebut. (Bisri).