Dianggarkan Hampir Tiap Tahun, Bangunan Balai Kemasyarakatan Desa Nanggerang Jaya Malah Nyaris Ambruk

 

RINGSATU-KUNINGAN-Pembangunan balai kemasyarakatan yang nantinya di gadang-gadang sebagai tempat kegiatan kemasyarakatan. Dan kegiatan Pemerintahan desa (Pemdes) Nanggerang Jaya, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan,bJawa Barat. Namun, dalam perjalanannya pembangunan balai kemasyarakatan tersebut bukannya selesai akan tetapi malah nyaris ambruk.

Diketahui anggaran untuk pembangunan balai tersebut sudah dimulai dari tahun 2021 lalu. Menurut keterangan sekretaris desa (Sekdes) Nanggerang Jaya, Eka Rusdiana (48) mengatakan. Anggaran untuk pembangunan balai kemasyaratan dimulai tahun 2021 sebesar Rp 100 jutaan. Yang bersumber dari Dana Desa (DD).

“Anggaran awal itu Rp 100 jutaan untuk pondasi dan pengurugan, lalu ditahun 2022 dilanjutkan untuk kontruksi pembesian dengan anggaran Rp.130 juta. Dan ditahun 2024 kembali dianggaran sekitar Rp.100 juta lagi dan untuk tahun 2025 desa kembali menganggarkan lagi sekitar Rp 110 juta,”terang Sekdes Nanggerang Jaya saat diwawancara diruang kerjanya,Senin (7/7/2025).

Pelaksanaan pembangunan balai kemasyarakatan sendiri menurut Eka dilaksanakan oleh pihak ketiga yakni CV. Revan. Dan CV Revan sendiri juga melaksanakan pekerjaan kontruksi dibeberapa desa diwilayah Mandirancan.

Ia pun menyangkan terkait pekerjaan kontruksi pembangunan balai tersebut Yang dianggapnya tidak bagus dan malah nyaris ambruk.

“Ia kami juga menyangkan terkait pembangunan itu, kesalahannya itu digambar diperencanaan pembangunan. Tiang kontruksi yang mestinya agak rapat namun dalam pelaksanaan tidak demikian,”ucap Eka.

Meski demikian, semua kesalahan dalam pelaksanaan pembangunan balai tersebut.
Menjadi tanggungjawab dari pihak CV.Revan.

“Pihak CV. Revan akan bertanggungjawab terkait semua kesalahanan pekerjaan balai itu. Kedepannya pola pembangunannya dirubah tidak lagi memakai tiang kontruksi besi tapi dengan coran beton”, ujar pria 48 tahun ini.

Ketika disampaikan terkait pekerjaan balai kemasyarakatan milik Pemdes Nanggerang Jaya. Yang dinilai oleh masyarakat hanya menghambur-hamburkan uang rakyat. Karena dalam pelaksanaannya tidak selesai namun malah nyaris ambruk.

Ia pun tidak menampik adanya tudingan tersebut, meski demikian ia berdalih. Jika kesalahan kontruksi pemasangan besi karena disebakan faktor alam. (Bisri).

Comments (0)
Add Comment