PARAH, Pengelola SPPG Sawah Benjar Girinata Diduga Kurangi Porsi Jatah MBG
RINGSATU-CIREBON-PENGELOLA Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibawah naungan yayasan Nusantara Utama Cemerlang. Beralamat di blok Sawah Benjar Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat. Mendapat sorotan masyarakat, hal tersebut dikarenakan SPPG Sawah Benjar diduga mengurangi porsi jatah Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa selaku penerima manfaat.
Kehebohan adanya dugaan pengurangan porsi MBG terjadi pada pembagian jatah MGB. Yang dilakukan pihak SPPG Sawah Benjar pada hari senin atau tanggal 15 Desember 2025 lalu.
Saat itu sejumlah anak usia TK mendapat jatah MGB berupa makanan yang disebut keringan. Makanan keringan tersebut berupa satu roti berukuran sedang, roti kecil (Pia), satu kotak susu milo ukuran 110 ml dan satu butir telor asin.
Sejumlah orangtua dari anak yang dapat jatah MBG keringan tersebut. Mereka menyangka jika jatah MBG tersebut hanya untuk hari senin saja. Namun setelah ada keterangan dari pihak pengelola MBG melalui group WhatsApp guru dan orangtua siswa. Diketahui jika jatah MBG tersebut ternyata untuk dua hari yakni hari senin dan selasa.
“Kami kira jatah MBG yang hari senin itu untuk satu hari, eh ternyata untuk dua hari. Padahal MBG keringan itu isinya hanya satu roti ukuran sedang, roti kecil, susu milo kotak kecil dan telor asin serta jeruk. Taksiran jatah MBG untuk 2 hari paling hanya sekitar Rp14.000 ribuan”,jelas salah satu warga Girinata yang namanya tidak bersedia disebutkan ini.
Dikatakan narasumber, setelah ramai digroup WhatsApp kordinator MBG terkait adanya protes. Jika pembagian jatah MBG porsinya tidak sesuai dan diduga ada pengurangan pada menu.
“Barulah keesokannya pihak dapur MGB Sawah Benjar memberikan tambahan roti dengan ukuran kecil,”ucap sumber.
Sementara itu, Meli selaku mitra SPPG Sawah Benjar yang didampingi suaminya Rendi.
Saat dikonfirmasi dirumahnya,Jumat (19/12/2025) menjelaskan, bahwa menu yang;di berikan kepada anak usia TK sampai anak SD kelas 1 dan 2.
Menurut Meli, merupakan menu kecil dan porsinya pun kata dia disesuaikan dengan usia anak. Sedangkan bagi anak SD kelas 3 keatas sampai siswa SMA diberikan menu besar. Meli dan Rendi pun membantah jika pihaknya tidak mengurangi porsi pada menu MBG untuk anak usia TK.
“Jatah MBG untuk anak usia TK itu tidak sama dengan jatah MBG anak SD kelas 3 sampai siswa SMA. Untuk MGB anak TK namanya menu kecil nialainya pun hnya Rp8.000 ribu perporsi. Dan menurut saya menu itu sudah sesuai tidak ada yang dikurangi,”bantah Meli.
Saat disinggung adanya protes digroup WhatsApp guru dan pengelola MBG Sawah Benjar. Terkait adanya dugaan pengurangan porsi menu MBG, kemudian setelah protes pihak SPPG Sawah Benjar memberikan tambahan roti kecil.
Hal tersebut dibantahnya oleh Meli, bahwa tidak ada yang protes digroup WhatsApp guru dan pihak pengelola MBG. Terkait porsi menu MBG.
“Tidak ada yang protes atau keberatan,hanya saja waktu saya ngecek menu MBG untuk hari senin dan selasa itu. Sepertinya ada yang kurang makanya keesokannya kami tambahkan dengan roti,” elak Meli. (Bisri)