Rumah Milik Oknum Sponsor Warga Guwa Lor Diituding Jadi Tempat Penampungan Calon TKI
RINGSATU-CIREBON-Rumah milik JN (52) warga blok Karang Moncol RT. 003 RW. 011 Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Tuding dijadikan tempat penampungan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan berangkat bekerja ke luar negeri.
JN sendiri terkenal sebagai sponsor pencari calon TKI yang ingin bekerja keluar negeri.
Berdasar informasi yang didapat wartawan dari narasumber menyebutkan. Ada 2 kamar yang sengaja di bangun oleh JN sebagai tempat penampungan sementara para TKI.
Tudingan rumahnya dijadikan tempat penampungan sementara para TKI. Hal tersebut dibantah keras oleh JN saat diwawancara wartawan media ini dirumahnya, Rabu (19/11/2025).
Menurut perempuan yang mengaku pernah jadi TKI ke Arab Saudi tersebut mengatakan.
Bahwa 2 kamar yang sengaja dibangun disamping rumahnya tersebut. Merupakan kamar untuk teman-teman kuliah anaknya yang sengaja suka bermalam dirumahnya.
“Kamar itu tuh untuk teman-temannya anak saya yang bareng kuliah. Karen mereka kadang-kadang diajak oleh anak saya untuk bermalam dirumah saya,”ujar JN.
Sehingga,lanjutnya jika anaknya suka bawa teman kuliahnya maka kamar tersebut yang dipakai untuk menginap.
“Kalau tidak percaya ayo kita lihat kamarnya seperti apa, dan silahkan dicek aja. Karena dikamar itu tidak ada orang lain selain keponakan saya dan anak perempuan saya yang sedang kuliah ilmu kesehatan,”tuturmya.
Meki demikian, ia mengakui jika dirinya sponsor untuk para tenaga kerja yang ingin bekerja ke luar negeri. Namun JN berdalih, walaupun ia sebagai sponsor akan tetapi dirinya tidak pernah mencari-cari calon TKI.
“Yang datang kerumah saya aja ya silahkan, mungkin mereka percaya sama saya. Tapi saya tidak pernah mencari-cari calon TKI,mereka sendiri yang datang kerumah saya,”jelasnya.
Untuk penyaluran calon TKI sendiri, JN mengaku bekerjasama dengan PT. Tekad Jaya Abadi yang berkantor di Tangerang.
“Saya bekerjasama dengan PT. Tekad Jaya Abadi yang ada di Tangerang. Setiap calon TKI itu dididik dan diberikan pelatihannya di PT itu,”terangnya.
Diakuinya,setiap calon TKI yang ingin bekerja keluar negeri, JN mendapat keuntungan sebesar Rp8 juta.
“Tapi Rp8 juta itu untuk bekal calon TKI Rp4 dan untuk saya Rp4 juta. Tapi uang segitu tuh saya sih buat wara-wiri ngurus perlengkapan administrasi calon TKI,”tukasnya. (Bisri)