GUS SOLIHIN Siap Ramaikan Kontestasi Kursi Ketua DPW PKB Jawa Barat
RINGSATU-INDRAMAYU-Muhamad Solihin yang akrab dipanggil Gus Solihin siap ramaikan kontestasi pemilihan Ketua DPW PKB Jawa Barat periode 2025-2030.
Perjalanan karier politik, Gus Sholihin tercatat sangat fenomenal.
Ia memulai karier politiknya dari bawah, menjadi Ketua DPAC PKB Kecamatan Cikedung, lalu naik menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu. Dari sana, ia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Indramayu dua periode. Di DPRD, ia dipercaya menjadi Ketua Fraksi PKB dan kemudian Wakil Ketua DPRD Indramayu. Dan terakhir sempat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Indramayu, namun hanya meraih peringkat kedua.
Perjalanan hidup Gus Sholihin, begitu ia akrab disapa, adalah potret nyata perjuangan anak desa yang ditempa dari rahim pesantren dan gerakan mahasiswa.
Bernama Lengkap Muhamad Sholihin, putra asli Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, kini menjadi perhatian publik Nahdliyin dan warga PKB se-Jawa Barat. Anak petani dari pasangan (alm) Casmadi dan Watinah itu kini
Ia menimba ilmu di Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon (1992–1995) yang diasuh oleh KH. Zamzami Amien Sementara Pesantren Babakan itu sendiri di dirikan oleh Kiyai Jatira dan KH. Amien Sepuh, lalu melanjutkan ke Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas – Jombang, Jawa Timur (1995–1998), yang didirikan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah tokoh sentral pendiri Nahdlatul Ulama bersama Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Bisri Syansuri.
Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, Gus Sholihin melanjutkan kuliah di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta (1998–2003). Di sana, ia aktif dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan juga menjadi bagian dari Solidaritas Mahasiswa Seluruh Indramayu (SOMASI).
Gus Sholihin tercatat sebagai kader murni NU dan PKB pertama dari Kabupaten Indramayu yang berani maju sebagai Calon Bupati pasca-Reformasi 1998. Meski belum berhasil di Pilkada 2020, semangat dan idealismenya tidak pernah luntur.
Kini, Kang Sholihin yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli DPP PKB di Jakarta, tengah mempersiapkan diri untuk ikut bertarung dalam pemilihan Ketua DPW PKB Jawa Barat periode 2025-2030. Ia membawa semangat perubahan dengan tagline “Meneguhkan Jati Diri PKB sebagai Politik Kiai untuk Kemaslahatan Umat dan Rakyat Jawa Barat”.
“PKB harus kembali menjadi rumah besar yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan. Menolak praktik sekterianisme dan pragmatisme yang mencederai prinsip perjuangan dan mabda siyasah PKB,” tegas Kang Sholihin.
Dukungan untuk Kang Sholihin terus mengalir, terutama dari kader-kader muda NU, aktivis, serta komunitas akar rumput yang merindukan perubahan dan kepemimpinan yang bersih serta berpihak kepada umat.
Dengan latar belakang anak petani, kader pesantren, aktivis pergerakan, dan pengalaman politik yang matang, Kang Sholihin kini menjadi simbol perjuangan anak desa yang siap membawa PKB Jawa Barat menjadi partai yang lebih inklusif, demokratis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (Tim)