Rumah Berpagar Coklat Diduga Sumber Peredaraan Obat Terlarang Diwilayah Kecamatan Kertasemaya
Ringsatu-Indramayu-Peredaraan obat terlarang diwilayah Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat tetap marak.
Hal ini sesuai informasi yang didapat wartawan media ini dari warga Kertasemaya. Yang menyebutkan jika peredaraan obat-obatan terlarang dengan jenis tramadol dan obat terlarang lainnya masih marak diwilayahnya.
Menurut informasi obat-obatan terlarang tersebut diduga bersumber dari rumah yang berpagar warna coklat, rumah dimaksud menurut narasumber yakni berada di blok Buek RT. 07 RW. 04 Desa Tenajar Tengah Kecamatan Kertasemaya.
“Kami sering melihat ada orang-orang suka masuk ke gerbang pintu pagar rumah yang berwarna coklat itu. Namun, kami tidak tahu maksud orang yang datang ke rumah itu. Tapi kami menduga dirumah itu jadi pusat peredaran obat-obatan terlarang diwilayah Kertasemaya. Beber salah satu warga Kertsemaya yang minta agar identitasnya tidak disebutkan ini.
Untuk memastikan informasi bahwa rumah berpagar pintu warna coklat sebagai sumber peredaran obat terlarang. Sesuai tudingan warga Kertasemaya.
Wartawan media ini mencoba kroscek dengan berusaha menemui pemilik rumah dimaksud.
Setelah awak media ini berada didalam halaman depan rumah berpagar coklat.
Kemudian wartawan mencoba memberikan salam dan taklama terlihat didalam rumah sebelah kiri seorang perempuan menghampiri awak media ini.
Dan awak media langsung memperkenalkan diri bahwa kami dari media atau wartawan ingin wawancara dengan si pemilik rumah.
Namun, anehnya perempuan tersebut langsung masuk ke salah satu ruangan dirumah tersebut.
Dan tidak berselang lama ada seorang laki-laki bertato dilengan kirinya menghampiri wartawan media ini. Lelaki tersebut mengaku bernama Andi dan dia saudara dari pemilik rumah yakni Isah.
Kemudian wartawan media ini menyampaikan bahwa benar tidak bahwa rumah milik Isah tersebut adalah sumber peredara obat-obatan terlarang. Hal ini sesuai tudingan dari warga Kertasemaya.
Andi pun langsung membantahnya dengan mengatakan, disini tidak ada obat-obatan itu, itu informasi dari siapa.Pemilil rumah ini adalah Isah dan saya saudaranya. Bantah Andi (Bisri).