Kuwu Warujaya Cirebon Diduga Kuasai Anggaran Bantuan P3TGAI

 

Ringsatu-Cirebon-Anggaran bantuan P3TGAI atau Mitra Cai dari Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cirebon. Yang mestinya dikelola oleh ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) selaku penerima bantuan P3TGAI.

Namun tidak demikian dengan pengkuan YN (52) ketua P3A Sidalem Jaya Desa Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat. Yang saat ini kelompoknya tersebut dapat bantuan P3TGAI dari BBWS sebesar Rp.195 juta.

Menurut keterangan YN, uang bantuan tersebut sepenuhnya dikelola dan dipegang oleh komandan alias kuwu (Kades) Warujaya Hj. Siti Runingsih.

“Walapun saya ketua kelompoknya tapi saya tidak tahu menahu anggaran bantuan Mitra Cai itu. Karena sepenuhnya uang itu dipegang oleh komandan (kuwu). Waktu pencairan ke bank pun saya sampai diikuti, kalau tidak oleh bu kuwu ya sama anaknya. Kebetulan anaknya bu kuwu kan tuls (Sekdes Warujaya).”Beber YN saat dikonfirmasi melalui telepon Whats Appnya (WA), Senin (29/5/2023).

YN pun mengeluhkan terkait pengelolaan bantuan P3TGAI yang tidak dikelola oleh dirinya selaku ketua P3A desa Warujaya.
Pasalnya menurut YN, kejadian tersebut bukan kali ini saja uang bantuan P3TGAI dikelola oleh kuwu.

Tapi kata YN pada tahun 2022 yang lalu pun kelompok Mitra Cainya dapat bantuan serupa. Namun lagi-lagi yang mengelola dan yang menguasai bantuan P3TGAI adalah kuwu.

“Saya tidak berdaya dengan kejadian ini, karena posisi saya sebagai perangkat desa. Secara otomatis saya ya bawahannya komandan (kuwu).” Keluh YN.

Sementara itu, saat wartawan media ini mencoba minta waktunya kepada kuwu Warujaya, Hj. Siti Runingsih dengan maksud untuk wawancara. Dengan menghubungi ke nomer Whats Appnya (WA),Senin (29/5/2023).

Baca Juga
1 of 117

Dijawab oleh kuwu Warujaya tersebut, bahwa dirinya sedang ada kegiatan diluar.

Ia pun memberikan kesempatan kepada awak media ini.Jika ingin bertemu dengan dirinya yakni lusa atau hari rabu dibalai desa.

Sesuai kesepakatan untuk bertemu hari rabu,akhirnya wartawan media ini menyambangi kantor balai desa Warujaya sekira pagi pukul 09.00 WIB.

Namun menurut keterangan dari perangkat desa mengatakan bahwa kuwu Hj. Siti Runingsih belum datang ngantor.

Akhirnya wartawan kembali menghubungi Hj. Siti Runingsih ke nomer WA-nya dengan maksud memberitahu jika awak media telah berada dikantor balai desa Warujaya.

Dijawab oleh Kuwu Warujaya tersebut bahwa dirinya tidak bisa menemui awak media di karenakan ada undangan mendadak ke Kabupaten.

Akhirnya wartawan menanyakan kepada Hj. Siti Runingsih apakah benar pengelolaan uang bantuan Mitra Cai itu dikelola atau dikuasi oleh Kuwu. Dijawabnya oleh Hj. Siti Runingsih dengan mengatakan. “Kalau mau dijawab nanti kita duduk bareng saja kemarin juga kita duduk bareng dengan beberapa rekan-rekan media. Bersama Ketua Dankoti Kang kuwu Sakwad beliau adalah paman saya kang.” Jawab Kuwu Warujaya ini.

Awak media kembali menjelaskan bahwa kami (wartawan) tidak ada kaitannya dengan Dankoti.

Kuwu Warujaya tersebut kembali membalasnya dengan mengatakan.“Mangga bisa ditanyakan kepada ketua pelaksana kalau saya sebagai yang bertanggungjawab.” Tukas kuwu Warujaya ini. (Bisri).

Leave A Reply

Your email address will not be published.