PKBM Ar-Rahman Desa Megu Gede Berikan Pendidikan dan Keterampilan Terbaik Bagi Peserta Didik
Ringsatu.id-Cirebon-Yayasan Ar-Rahman yang diketuai oleh H. Abdul Rokhman, S.IP., S.Pd (52) yang menaungi lembaga pendidikan non formal atau paket kesetaraan dari mulai paket A, B dan C, Saat ini tengah dan terus memajukan pendidikan dan keterampilan terbaik bagi peserta didiknya.
Demikian dikatakan H.Abdul Rokhman saat ditemui diruang kerjanya,Jumat (16/12/2022) Menurut H. Abdul Rokhman, PKBM Ar-Rahman sendiri berdiri tahun 2002 lalu dan beralamat di jalan Fatahilah No. 14 RT. 03 RW. 02 Desa Megu Gede Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Sarana prasana yang dimiliki PKBM Ar-Rahman sendiri sangat lengkap dan memadai. Selain itu ditunjang oleh 21 tutor atau guru handal dan selaku ketua PKBM Ar-Rahman adalah Ershinta Imelda.
“Kami memiliki ruang lab.komputer dengan isinya sebanyak 80 unit komputer. Dan juga beberapa ruang kelas juga ruangan ruangan lainnya untuk pembelajaran.” Terang pria 52 tahun ini.
Dikatakannya,peserta didik yang mengikuti pendidikan non formal di PKBM-nya.
Selain dapat ijazah resmi dari Pemerintah para peserta didik juga akan mendapatkan beberapa pelatihan atau ekstrakulikuler.
“Para peserta didik mereka diberikan beberapa keahlian atau keterampilan. Seperti memasak,cara mengelas, menjahit serta kursus komputer word dan excel dan desain gambar. Dan tentunya keterampilan-keterampilan lainnya.” Tutur H. Abdul Rokhman.
Keterampilan yang telah didapat oleh peserta didik lanjut, tentunya diharapkan bisa bermanfaat bagi peserta didik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Kelebihan lainnya peserta didik di PKBM Ar-Rahman mereka juga kami daftarkan ke balai latihan kerja (BLK) yang ada di Plumbon. Dan dari BLK itu nantinya mereka disalurkan ke dunia kerja.” Jelasnya.
PKBM Ar-Rahman sendiri menurut H. Abdul Rokhman pernah mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan. Dengan keberhasilannya meluluskan peserta didik terbanyak tingkat Jawa Barat pada tahun 2015 lalu.
“PKBM Ar-Rahman dianggap sukses dan terbaik dengan berhasil meluluskan jumlah peserta didik tahun 2015 sebanyak kurang lebih 217 orang.” Ujar Pria Lulusan IKIP Bandung ini.
Selaku pengelola pendidikan non formal, ia berharap Pemerintah lebih memperhatikan lagi pendidikan non formal.
Hal ini menurutnya, dilembaga pendidikan non formal khususnya bagi peserta didiknya sangat komplek dengan berbagai persoalan yang menyangkut peserta didik.
“Para peserta didik yang ada dikami itukan rata-rata memiliki persoalan yang berbeda beda. Ada yang akibat perceraian kedua orangtuanya, putus sekolah karena faktor ekonomi dan tentunya faktor lingkungan dan pergaulan yang kurang baik.”Bebernya
“Maka dari itu Pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan kepada lembaga pendidikan non formal. Dengan memberikan dan meningkatkan bantuan untuk lembaga pendidikan non formal.”Harapnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap agar masyarakat tidak memandang sebelah mata terhadap lembaga pendidikan non formal. Sebab menurutnya lembaga pendidikan non formal adalah satu satunya solusi bagi masyarakat yang tidak bisa mengikuti dipendidikan formal namun menginginkan legalitas atau ijazah kesetaraan.
“Lembaga pendidikan PKBM Ar-Rahman memberikan pendidikan gratis bagi peserta didik. Maka dari itu kami mengajak dan membuka pintu selebar lebarnya bagi masyarakat yang ingin bergabung di PKBM Ar-Rahman.”Pungkas H. Abdul Rokhman. (Bisri).